counter

Selama 2018 penumpang KA Sibinuang Sumbar capai 1,2 juta

Selama 2018 penumpang KA Sibinuang Sumbar capai 1,2 juta

SEPUTAR SUMBAR-UJI COBA KA RAIL BUS PADANG-KAYUTANAM GAGAL

Pariaman (ANTARA) - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulfikri menyebutkan jumlah penumpang Kereta Api Sibinuang yang melayani jalur Padang-Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 1,2 juta penumpang pada 2018.

"Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari 2014 yang hanya 640 ribu penumpang," kata Zulfikri usai peresmian jalur kereta api Pariaman-Naras oleh Menteri Perhubungan di Pariaman, Sumbar, Jumat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Sumbar saat ini sudah memanfaatkan maksimal transportasi kereta api di daerah itu, kata dia.

Untuk meningkatkan jumlah penumpang tersebut tahun ini pihaknya mengintegrasikan KA Sibinuang, KA Lembah Anai atau Perintis, dan KA Minangkabau Ekspres.

Ia berharap dengan integrasi tersebut maka masyarakat di daerah itu mengurangi menggunakan kendaraan pribadi lalu pindah menggunakan kereta api.

Tidak saja KA Sibinuang, lanjutnya KA Minangkabau Ekspres juga menjadi transportasi pilihan masyarakat terutama masa liburan natal dan tahun baru.

Ia menyebutkan pada liburan 2018 jumlah penumpang kereta ke Bandara Internasional Minangkabau itu mencapai 5.770 penumpang perhari.

"Ini berarti ada 230 persen peningkatan dari kapasitas yang tersedia," katanya.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Zulmafendi mengatakan pihaknya akan membangun jalur kereta api ke Sungai Limau dan Pasaman Barat hingga 2030.

"Setelah diaktifkannya jalur ke Naras kami akan lanjutkan ke Sungai Limau, lalu dilanjutkan ke Pelabuhan Pasaman Barat," ujar dia.

Ia mengatakan pembangunan tersebut masuk ke dalam paket pembangunan jalur kereta di Sumbar yang mana hingga akhirnya jalur kereta api di Sumbar terhubung ke trans Sumatera. 

Baca juga: Minangkabau Ekspres dipilih jadi nama KA Bandara Sumbar
Baca juga: Anggaran Pembangunan Jalur KA Sumbar Rp67 Miliar

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar