Dukung MotoGP di Mandalika, Garuda siap tambah penerbangan

Dukung MotoGP di Mandalika,  Garuda siap tambah penerbangan

General Manager Garuda Branch Office Lombok, Supriyono. (Foto ANTARA/Awaludin)

Mataram (ANTARA) - Maskapai penerbangan nasional Perseroan Terbatas Garuda Indonesia siap mendukung penyelenggaraan balapan sepeda motor MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 2021.

"Kami siap untuk mendukung MotoGP dengan penambahan frekuensi penerbangan dan lain-lain sesuai permintaan yang ada," kata General Manager Garuda Branch Office Lombok, Supriyono, di sela kegiatan program Kelas Kreatif BUMN, di Mataram, Senin.

Menurut dia, penambahan frekuensi penerbangan dari dan menuju Lombok akan disesuaikan dengan permintaan. Begitu juga dengan jenis pesawat yang akan digunakan mengangkut penumpang.

"Intinya, kami menyesuaikan dengan permintaan yang ada. Kalau permintaannya cukup tinggi tentu kita kembangkan penambahan armada atau rute penerbangan," ujarnya.

Saat ini, kata Supriyono, Garuda melayani rute penerbangan Lombok-Denpasar dan sebaliknya sebanyak tiga kali dalam satu hari. Sementara rute penerbangan Lombok-Jakarta dan sebaliknya bisa 2-3 kali dalam satu hari.

"Untuk proyeksi penambahan frekuensi, khususnya pada momen MotoGP nanti belum ada, tapi kami masih melakukan analisa. Selama ini, kami masih melayani permintaan sesuai kondisi yang ada," ucapnya.

Supriyono juga berharap PT Angkasa Pura I (Persero) juga sudah menyediakan fasilitas pendukung di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Seperti diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah balap sepeda motor MotoGP pada 2021, dengan lokasi arena balap di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Kepastian balap MotoGP tersebut diketahui setelah Dorna Sport, organisasi penyelenggara balapan Grand Prix (GP), mengumumkan secara resmi.

Sehubungan dengan rencana balap MotoGP tersebut, Sirkuit Mandalika dengan konsep sirkuit jalanan (street circuit) akan mulai dibangun pada Oktober 2019 dan ditargetkan rampung pada 2020.

"Konsep street circuit tersebut maksudnya adalah ketika tidak sedang dipakai untuk balapan, sirkuit akan menjadi jalan raya biasa," kata Direktur Utama, Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer.

Dalam pembangunan Sirkuit Mandalika, ITDC akan menggandeng Vinci Construction Grands Projects asal Prancis untuk membangun lintasan balap sepanjang 4,3 kilometer.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC adalah sebuah BUMN Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata. Perusahaan tersebut mengelola dan mengembangkan KEK Mandalika untuk menjadi destinasi wisata dunia di Indonesia.

Baca juga: Dukung MotoGP, landas pacu bandara Lombok diperpanjang
Baca juga: Presiden sebutkan tiga pekerjaan persiapkan MotoGP 2021


 

Pewarta: Awaludin
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Erick Thohir sudah kantongi nama calon direksi Garuda

Komentar