Jokowi sebut "gathering" menteri enam bulan sekali

Jokowi sebut "gathering" menteri enam bulan sekali

Presiden Joko Widodo menyampainya pernyataan dalam acara "Gathering" Keluarga Kabinet Kerja Solidaritas Tanpa Batas tersebut diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla bersama para menteri kabinet kerja dan mantan menteri beserta keluarga masing-masing di Istana Kepresidenan Bogor pada Minggu (4/8) (Desca Lidya Natalia)

Ya kita ingin 6 bulan sekali
Bogor (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengaku awalnya merencanakan acara "gathering" menteri Kabinet Kerja setiap enam bulan sekali bersama masing-masing keluarga, namun kenyataannya baru terwujud pada tahun kelima pemerintahan.

"Iya ini kan sudah lama, rencana lama dan inginnya itu kan 6 bulan ketemu sekali atau minimum setahun sekali, tapi ini 5 tahun baru sekali, ha ha ha," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu.

Acara "Gathering" Keluarga Kabinet Kerja Solidaritas Tanpa Batas tersebut diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla bersama para menteri kabinet kerja dan mantan menteri beserta keluarga masing-masing.

"Ketemu dalam kumpul bersama dengan seluruh keluarga, baru sekali ini, kan mengurusi kerja terus, melupakan bahwa putra putri beliau para menteri, para menko itu juga kadang-kadang kan ingin foto bareng kita, putra-putrinya kita yang lima tahun baru ketemu ini kita," ungkap Presiden.

Acara tersebut diisi oleh senam pagi, lomba makan kerupuk joged balon, sepak bola dengan sarung, padu padan busana, lomba kelereng serta makan dan bernyanyi bersama dengan para mantan menteri kabinet.
Presiden Joko Widodo menyampaikan  pernyataan dalam acara "Gathering" Keluarga Kabinet Kerja Solidaritas Tanpa Batas tersebut diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla bersama para menteri kabinet kerja dan mantan menteri beserta keluarga masing-masing di Istana Kepresidenan Bogor pada Minggu (4/8) (Desca Lidya Natalia)

"Ya semuanya yang telah ikut bersama-sama, bekerja keras, untuk pemerintah, untuk negara kita, semuanya kita undang, yang intinya selain 17-an, kita ingin ada kumpul bareng untuk memperkuat solidaritas kita," tambah Presiden.

Presiden pun berharap setelah acara "gathering" tersebut, para menteri dapat semakin bekerja sebagai tim.

"Setelah acara ini ya kita bekerja sebagai tim, bekerja kita enggak sendiri-sendiri, menko ke bawah itu menteri-menteri kerjanya tim, jadi ya semakin akrab beliau-beliau ini, akan semakin memperkuat tim yang kita miliki," tambah Presiden.

Ia pun berencana kembali mengadakan acara serupa.

"Ya kita ingin 6 bulan sekali, setahun sekali, tapi ini kejadian baru 5 tahun sekali he he coba, karena semuanya fokus ke pekerjaan masing-masing, kerja-kerja," ungkap Presiden.

Namun Presiden tidak dengan tegas menjawab pertanyaan apakah formasi kabinet saat ini akan dilanjutkan atau berganti.

"Oh dilanjutkan, ha ha ha," jawab Presiden saat wartawan bertanya apakah kabinet yang solid itu akan dilanjutkan untuk periode pemerintahan kedua.

Sedangkan wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa acara tersebut untuk menambah semangat dalam bekerja.

"Makan kerupuk kalah, lomba kelereng juara, ya kan happy happy saja kan, fun dan itu, supaya, itu namanya kalau dalam hidup di- charger, ke sini itu langsung segar," kata Wapres Jusuf Kalla.

 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden undang keluarga menteri ke Istana Bogor

Komentar