Jakarta (ANTARA News) - Microsoft menjalin kerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) untuk membuka Rumah Belajar Microsoft.

Rumah Belajar itu diluncurkan Jumat (18/2) pekan lalu di Season City Mall Jakarta. Microsoft akan menyediakan komputer di Rumah Belajar yang ditujukan untuk memberikan pendidikan komputer bagi pelajar dari keluarga prasejahtera dan remaja putus sekolah.

Materi pendidikan komputer yang diberikan berbasis program Microsoft (Word, Excel, Powerpoint, dan lain-lain).

Kelas komputer ini berlangsung selama tiga bulan dengan model penentuan kelas berdasarkan hasil tes yang dilakukan di awal pelatihan. Tingkatan kelas mulai dari kelas Pre Basic, Basic, dan Intermediate.

Tenaga pengajar, ujian kenaikan tingkat, dan penerbitan sertifikat kelulusan dikeluarkan oleh Universitas Bina Nusantara (Binus) melalui Binus Center.

"Kami di Microsoft menyadari bahwa masih banyak anak-anak dari sekolah menengah menganggap teknologi informasi itu masih tidak terjangkau. Masih banyak anak-anak yang belum berkesempatan untuk memegang komputer. Microsoft berusaha membuat akses teknologi menjadi terjangkau," kata Ananta Gondomono, Education Program Manager Public Sector Microsoft Indonesia.

Rumah Belajar adalah satu dari Community Technology Center (CTC) Microsoft Indonesia, yang merupakan pelaksanaan program Citizenship Microsoft bekerjasama dengan organisasi nirlaba.

CTC telah tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Tujuannya adalah memberikan pelatihan keterampilan berbasis teknologi informasi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau putus sekolah.

Rumah Belajar yang ada di Season City itu merupakan bentuk kerja sama antara YCAB dengan Microsoft yang pertama. Sampai saat ini YCAB sudah membuka 8 Rumah Belajar, namun hanya Rumah Belajar yang terletak di Season City yang mendapat dukungan Microsoft.

"Jadi selama ini Community Technology Center bekerja dengan LSM lain. Ini yang pertama dengan YCAB. Kita mengisi bagian TI (Teknologi Informasi), kata Tricia Iskandar, Community Affairs & Citizenship Manager Microsoft Indonesia.

Pihak Microsoft tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan YCAB di Rumah Belajar yang ada di lokasi lain.

Tricia mengatakan pihaknya memberi 11 unit komputer untuk digunakan dalam kursus di Rumah Belajar Microsoft.

(ENY/S026)