counter

Gus Yasin ajak generasi muda lakukan moderasi Islam

Gus Yasin ajak generasi muda lakukan moderasi Islam

Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat ditemui di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang sebelum berangkat ke Kota Mekah, Rabu (7-8-20129). ANTARA/Wisnu Adhi

Semarang (ANTARA) -
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengajak generasi muda melakukan moderasi Islam untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Moderasi Islam memang menjadi perhatian banyak pihak. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga negara lain yang penduduknya memeluk agama Islam," kata Gus Yasin di Semarang, Jumat.

Putra ulama karismatik almarhum Kiai Haji Maimoen Zubair itu menjelaskan bahwa orang yang memahami moderasi Islam tidak akan menganggap dirinya paling benar dan tidak mudah menyalahkan orang lain yang berbeda pendapat darinya.

Baca juga: Din: Persatuan Islam sedunia wujud kekhalifahan modern

Menurut Gus Yasin, munculnya toleransi dan menghormati pendapat orang lain harus selalu dikedepankan karena mengajarkan bagaimana memahami Islam.

"Ketika ada permasalahan, sesuai dengan anjuran Islam, ada musyawarah," ujarnya.

Gus Yasin berharap para generasi muda, khususnya mahasiswa muslim, dapat menjadi Islam yang moderat sehingga mampu mengukuhkan Islam yang rahmatan lilalamin.

"Saya harap mahasiswa dapat menjadi pelopor Islam yang moderat. Di tangan generasi muda saya harapkan Islam makin dikenal, bagaimana Islam di Indonesia ini adalah Islam yang rahmatan lil alamin," katanya.

Baca juga: Maulid strategis aktualisasikan Islam masyarakat modern

Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu juga menginginkan agar generasi muda bersungguh-sungguh dalam mempelajari Islam dan memanfaatkan teknologi untuk berdakwah Islam yang moderat agar makin banyak orang yang dapat mempelajari Islam yang rahmatan lilalamin.

"Belajar yang rajin, pahami Islam secara khaffah, manfaatkan betul teknologi informasi untuk berdakwah sehingga orang bisa lebih cepat mengaksesnya," kata Gus Yasin. ***2***

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konsep Muhammadiyah menangkal radikalisme

Komentar