BPJS Kesehatan ajak warga Kupang terapkan pola hidup sehat

BPJS Kesehatan ajak warga Kupang terapkan pola hidup sehat

Brand Ambasador BPJS Kesehatan, Ade Rai melakukan sosialisasi program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat bagi peserta BPJS Kesejatan di Kupang, Sabtu. (Antara/ Benny Jahang)

Olah raga yang ringan tetapi rutin dilakukan akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit,
Kupang (ANTARA) - Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengajak peserta program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk menerapkan pola hidup sehat.

Demikian dikatakan Brand Ambasador BPJS Kesehatan, Ade Rai dalam sosialisasi program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat bagi peserta BPJS Kesejatan di Kupang, Sabtu.

Kehadiran Ade Rai di Kupang untuk mempromosikan pola hidup sehat kepada peserta JKN-KIS di ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menerapkan pola hidup yang sehat dalam keseharian.

Baca juga: Pola hidup sehat dorong pasar minuman kesehatan Indonesia prospektif

Ade mengatakan, menjaga kesehatan dengan berolah raga yang rutin setiap hari mampu meningkatkan kebugaran jasmani sehingga tidak mudah sakit.

"Olah raga yang ringan tetapi rutin dilakukan akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit. Pola hidup sehat melalui istirahat yang cukup, makan teratur dan olah raga maka daya tahan tubuh semakin kuat dan tidak mudah sakit. Uang untuk membeli obat juga berkurang," jelas Ade Rai.

Menurut atlet binaraga ini apabila semakin banyak peserta JKN-KIS yang menerapkan pola hidup yang sehat maka jumlah peserta yang sakit juga menurun.

Baca juga: Meniru pola hidup sehat ala Desa Goreng Meni

"Apabila jumlah penderita yang sakit menurun maka biaya pelayanan kesehatan berkurang. Kondisi saat ini banyak peserta yang sakit menyebabkan terjadi devisit anggaran sehingga negara harus melakukan subsidi dana yang begitu besar," tegas Ade Rai.

Ia mengatakan, penerapan pola hidup yang sehat merupakan salah satu solusi yang efektif dalam menekan pengeluaran dana JKN-KIS yang terus meningkat setiap tahun.

"Apabila peserta JKN-KIS bisa menerapkan pola hidup sehat maka tidak harus mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama. Mari kita mulai terapkan pola hidup yang sehat sehingga kondisi kesehatan peserta JKN-KIS selalu sehat," terang Ade Rai dihadapan ratusan peserta sosialisasi di Kota Kupang ini.

Baca juga: BPJS Kesehatan tunggu Presiden soal kepastian kenaikan iuran

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menunggak Rp300 miliar, BPJS Kesehatan Padang terapkan SCF

Komentar