counter

Jakarta Rock Space hadirkan Godbless, Edane, hingga Jamrud

Jakarta Rock Space hadirkan Godbless, Edane, hingga Jamrud

(ki-ka) Personel Edane Hendra dan Eet, Direktur Utama Garuda Nation Yoris Haryanto, dan tiga personel Godbless pada konferensi pers Jakarta Rock Space di Jakarta, Selasa. (ANTARA/Alviansyah P)

Jakarta (ANTARA) - Empat grup rock lintas generasi Indonesia, Godbless, Edane, Jamrud, dan Netral, akan tampil di panggung yang sama pada gelaran "Jakarta Rock Space" di Livespace SCBD Jakarta, pada Jumat (18/10).

"Event itu diharapkan dapat menggelorakan pecinta musik rock agar kembali bersemangat, dan memberi ruang kepada musikus rock untuk tampil di hadapan penonton yang 100 persen pecinta rock, khususnya para penggemar band rock Tanah Air," kata Direktur Utama Garuda Nation Yoris Haryanto selaku penyelenggara di Jakarta, Selasa petang.

Garuda Nation sebagai salah satu promotor musik, menurut Yoris, ingin memberi warna lain dalam industri konser musik Indonesia dengan menyuguhkan musik rock.

"Dengan membawa empat band rock besar itu, kami ingin menyuguhkan pertunjukkan rock yang untuk semua kalangan, milenial hingga om-om pada generasi mereka," kata Yoris.

Yoris mengatakan tiket seharga Rp300 ribu sudah terjual sebanyak 50 persen. Tapi, dia menekankan penjualan tiket bukanlah faktor utama, tujuan penyelenggara adalah menggairahkan kembali iklim musik rock.

Baca juga: Kata Nicky Astria soal sulitnya mencari "Lady Rocker" masa kini

"Bukan soal sold out, tapi bagaimana menghidupkan kembali nuansa panggung rock. Saya yakin penonton rindu menyaksikan band kesukaan mereka tampil," kata dia.

"Saya tidak menolak permintaan dari kru semua band itu, bukti keseriusan kami," kata Yoris.

Gitaris Edane, Eet Sjahranie, mengatakan bakal menunjukkan performa panggung terbaiknya. Mereka juga siap berkolaborasi dengan band lain, misalnya GodBless, apabila diminta penyelenggara.

"Kami siap. Nanti di panggung mau kolaborasi sama siapa kami siap. Nanti tinggal disusun bagaimana alur mainnya," kata Eet Sjahranie.

Baca juga: Cokelat pilih bikin lagu baru ketimbang daur ulang "Tembang Kenangan"

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar