Enam pemulia tanaman terima penghargaan di Hari Pangan Se-Dunia

Enam pemulia tanaman terima penghargaan di Hari Pangan Se-Dunia

Padi varietas unggul Inpari 40 dari Balitbangtan. (ANTARA News/HO)

Bogor (ANTARA) - Enam orang pemulia tanaman atau "breeder" menerima penghargaan atas hasil temuannya berupa varietas unggul, pada peringatan Hari Pangan Se-Dunia, di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Kamis.

Keenam pemulia tanaman di bidang pangan dan hortikultura tersebut yakni Yudhistira Nugraha SP MS, dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Sukamandi, Subang, Jawa Barat menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi, sebagai pengembang besar varietas Inpari.

Kemudian petani dari Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia Darmin  yang berpendidikan hanya sekolah dasar, tapi mampu menginspirasi dengan memberikan dampak sosial, memberdayakan komunitas petani, dan masyarakat pendidikan non-formal menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi.

Prof Dr Suwarto MS, peneliti, dosen, dan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto,  menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi dan kedelai. Dia memiliki dedikasi penuh, memberikan perhatian dan energi kepada pemuliaan tanaman saat menjadi Rektor Unsoed.


Baca juga: Pakar: Indonesia kekurangan pemulia tanaman

Sumanah, alumni STM Pertanian Temanggung Jawa Tengah, menerima penghargaan dib idang hortikultura ragam tanaman dan OP. Sumanah yang pernah bekerja di Kampus Ewindo di Purwakarta ini mampu menginspirasi kaum perempuan dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

 Peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Pasuruan Rebin, menerima penghargaan di bidang hortikultura tanaman tahunan mangga. 

Kemudian Pemulia tanaman dari PT Ewindo  Fatkhu Rohman MS, menerima penghargaan pada bidang hortikultura ragam tanaman dan hibrida. Dia dinilai menginspirasi karena memberikan dampak sosial tinggi, memberikan manfaat kepada petani, komersial, dan adaptasi tinggi.

Penghargaan tersebut diberikan atas kerja sama dari tiga lembaga yakni, Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI), Institut Pertanian Bogor (IPB), serta atas inisiasi dari perusahaan benih sayuran tropis hibrida PT East West Seed Indoneia (EWINDO).

Baca juga: CIPS dorong pemerintah kurangi ketergantungan impor benih padi hibrida

Pada acara pemberian penghargaan tersebut, Rektor IPB, Dr Arif Satria, mengatakan, bahwa peran strategis pemulia tanaman dalam varietas unggul patut diberikan penghargaan.

"Inovasi perbenihan, adalah kunci dari kunci dari pembangunan pertanian berkelanjutan. Benih sebagai komponen terkait, berdampak paling besar untuk keberhasilan," katanya.

Sementara itu, Ketua PERIPI, Prof Dr Muhammad Syukur mengatakan, benih adalah faktor utama pada aktivitas budi daya dan upaya peningkatan hasil produksi.
"Hasil kreativitas dari pemulia tanaman patut diapresiasi dan diberikan penghargaan," katanya.

Managing Director EWINDO, Glen Pardede menambahkan, penghargaan ini adalah salah satu bentuk apresiasi tertinggi kepada para pemulia tanaman yang telah mengabdikan hidupnya untuk merakit varietas unggul baru yang berdampak pada kualitas hasil pertanian Indonesia.

Baca juga: Kementan dorong swasta investasi benih hortikultura
Baca juga: Saatnya industri benih lokal peroleh kesempatan

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Membangun ketahanan pangan lewat bendungan

Komentar