Sekjen Porlasi minta Menpora baru terbebas dari kepentingan politik

Sekjen Porlasi minta Menpora baru terbebas dari kepentingan politik

Menpora Zainudin Amali menyalami pejabat di Kemenpora usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (23/10/2019). ANTARA/Asep Firmansyah/pri. (ANTARA/Asep Firmansyah)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Othnil Mamahit meminta Menteri Olahraga dan Pemuda (Menpora) baru Zainudin Amali terbebas dari kepentingan politik.

"Saya memiliki harapan tinggi. Terutama agar Menpora terbebas dari kepentingan politik," kata Othniel saat dihubungi pada Rabu.

Selanjutnya Othniel juga berharap Menpora baru tidak mengikuti jejak beberapa pendahulunya, yang tersangkut kasus korupsi.

Dari sisi kinerja, wakil sekjen II bidang hukum KONI Pusat ini berharap Menpora baru fokus pada tugas sebagai regulator dan tidak mengurusi hal-hal teknis.

Secara khusus, Othniel berharap Menpora baru memberikan perhatian lebih kepada cabang olahraga bahari. Sebab dalam pandangan Othniel, Indonesia sebagai negara bahari semestinya memiliki prestasi yang bagus dalam olahraga-olahraga yang terkait dengan kemaritiman.

Othniel mengakui bahwa perhatian Menpora kepada para atlet selama ini sudah cukup baik. Namun ke depannya ia berharap Menpora tidak melupakan dukungan dan bantuan kepada pengurus-pengurus besar olahraga (PB) yang aktif mencetak atlet.

Prestasi cabang olahraga layar Indonesia di ajang pesta olahraga multi cabang belakangan ini kurang bagus. Pada SEA Games 2017, kontingen Merah-Putih gagal membawa pulang satu medali pun.

Pada SEA Games 2015, Indonesia merebut tiga medali perunggu melalui perjuangan I Gusti Made Sulaksana, Zainudin Ahmad, dan Hoiriyah.

Baca juga: Menpora Zainudin diharapkan beri perhatian khusus ke bulu tangkis

Baca juga: Zainudin Amali komitmen benahi sepak bola Indonesia

Baca juga: Zainudin Amali langsung pantau kantor Kemenpora

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora-Ketum KONI bahas SEA Games & PON

Komentar