Formula 1

Statistik Grand Prix Meksiko

Statistik Grand Prix Meksiko

dokumentasi - Pebalap Mercedes Lewis Hamilton dalam balapan F1 GP Meksiko di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Meksiko pada (28/10/2018). ANTARA/REUTERS/Andres Stapff/aa.

Jakarta (ANTARA) - Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez menggelar seri ke-18 Grand Prix Formula 1 2019 akhir pekan nanti.

Lewis Hamilton berpeluang mengunci gelar juara dunia bagi Mercedes ketika rekan satu timnya, Valtteri Bottas tertinggal 64 poin sebagai rival terdekat.

Mercedes, yang mengunci gelar konstruktor di Jepang, memastikan dua gelar di tangan untuk keenam kalinya secara beruntun ketika hanya Hamilton dan Bottas yang masih berpeluang bertarung untuk gelar juara musim ini.

Baca juga: Perebutan gelar masih terbuka, Bottas tak akan menyerah

Baca juga: Bottas juara GP Jepang, Mercedes kunci gelar konstruktor


Hamilton hanya perlu mencetak lebih dari 14 poin dari apa yang diraih Bottas di Meksiko, demikian Reuters.

Di bawah sistem skor 25-18-15-12-10-8-6-4-2-1, Hamilton harus finis podium jika ingin menyegel gelar juara musim ini di Meksiko dengan skenario:

-Jika Hamilton menang, ditambah poin waktu putaran tercepat dan Bottas finis di luar tiga besar.

- Hamilton juara tanpa mencetak waktu putaran tercepat dan Bottas finis di luar empat besar.

- Finis runner-up membawa gelar bagi Hamilton jika Bottas finis P8 tanpa waktu putaran tercepat atau lebih rendah.

- Finis ketiga dengan waktu putaran tercepat membawa Hamilton juara dunia jika Bottas finis P9 atau lebih rendah.

- Hamilton mengunci gelar jika Bottas finis P10 atau lebih rendah tanpa mencetak waktu putaran tercepat.

Baca juga: Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Sebelumnya, Hamilton mengunci gelar juara dunia 2017 dan 2018 juga di Meksiko.

Hamilton (2016) dan Max Verstappen (2017 dan 2018) menjadi pebalap yang pernah juara di Meksiko di grid musim ini sejak GP Meksiko kembali digelar pada 2015. Nico Rosberg, yang telah pensiun, mempersembahkan kemenangan bagi Mercedes di seri perdana GP Meksiko setelah balapan itu 23 tahun vakum dari kalender F1.

Ferrari terakhir kali menang di Meksiko pada 1990 lewat pebalap Prancis Alain Prost.

Empat balapan terakhir di Meksiko dimenangi oleh pebalap yang start dari baris terdepan, dua di antaranya dari pole position (2015 dan 2016).

Balapan akhir pekan nanti akan menjadi GP Meksiko ke-20.

Baca juga: Hamilton pandang Leclerc pebalap nomor satu Ferrari

Autodromo Hermanos Rodriguez yang berada di Mexico City menjadi sirkuit tertinggi (2,285mdpl) yang ada di kalender dan kedua terpendek setelah Monako.

Kemenangan di Meksiko akan menjadi trofi juara GP ke-100 bagi Mercedes.

Pebalap Denmark Kevin Magnussen akan menjalani balapan ke-100 dalam karirnya di Meksiko nanti.

Sergio Perez (Racing Point) menjadi satu-satunya pebalap asal Meksiko yang berlaga di F1 musim ini

Baca juga: FIA investigasi kesalahan sistem penanda finis di GP Jepang

Autodromo Hermanos Rodriguez
Panjang lintasan: 4,304km
Jarak total balapan: 305,354km (71 lap)
Pole position 2018: Daniel Ricciardo (Australia) - Red Bull, satu menit 14,759 detik
Juara 2018: Max Verstappen (Belanda) - Red Bull
Rekor waktu putaran tercepat di balapan: satu menit 18,741 detik (Valtteri Bottas, Mercedes, 2018)
Start: Minggu (27/10), 13:10 waktu setempat atau Senin 02:10 WIB

Baca juga: Williams turunkan Latifi di tiga sesi latihan bebas

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aa Gym imbau jaga keberkahan Ramadhan dari soal politik

Komentar