Baharkam Mabes Polri bantu ribuan warga prasejahtera Sampang

Baharkam Mabes Polri bantu ribuan warga prasejahtera Sampang

Bakti sosial dan kesehatan oleh Baharkam Mabes Polri dan Polda Jatim di Sampang, Jawa Timur, Jumat (13/12/2019). ANTARA/Abd Aziz/am.

Sampang (ANTARA) - Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri dan Polda Jatim membantu sembako dan pengobatan gratis 1.000 warga miskin dan prasejahtera di Kabupaten Sampang, Jumat.

Acara yang dikemas dalam kegiatan bakti sosial dan kesehatan bertajuk "Merajut Kebhinnekaan Membangun Kebersamaan Guna Mewujudkan Indonesia Sehat" ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Wijaya Kusuma, dan dihadiri langsung oleh Kepala Baharkam Mabes Polri Komjend Pol Firli Bahuri.

"Kegiatan ini dalam rangka mendukung program prioritas Presiden RI Joko Widodo, yakni meningkatkan SDM bangsa ini," kata Bahuri saat menyampaikan sambutan dalam acara itu.

Sementara, sambung dia, peningkatan SDM harus didukung oleh dua pilar, yakni pendidikan dan kesehatan, dan untuk mewujudkannya, maka perlu dilakukan pendekatan kesejahteraan.

Baca juga: Warga PNG ikut berobat di bakti sosial TNI-Polri di perbatasan

Pendekatan kesejahteraan ini, sambung dia, juga merupakan salah satu pilar dari tujuan umum tata kelola dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada warga yang kurang mampu, merupakan upaya pendekatan kesejahteraan, baik berupa sembako ataupun pengobatan gratis seperti yang digelar Mabes Polri dan Polda Jatim kali itu.

"Selain pendekatan kesejahteraan, pilar lainnya adalah pendekatan keamanan," katanya, menjelaskan.

Dalam konteks pendekatan keamanan ini, maka institusi yang memiliki peran penting dan strategis adalah polisi dan TNI. Kerja sama baik antara kedua institusi ini sangat menentukan dalam mewujudkan iklim keamanan yang kondusif.

Selanjutnya ia menjelaskan, bahwa salah satu indikator kesejahteraan masyarakat adalah indek pembangunan manusia (IPM).

Menurut Kepala Baharkam Komjend Pol Firli Bahuri, dari sisi IPM, Kabupaten Sampang 6,1, sedangkan nasional 7,1.

Namun demikian, angka pengangguran di Sampang tergolong rendah, karena hanya terdata 2,48 persen, sedangkan di tingkat nasional di atas 5 persen.

"Dan gini rasio, di Sampang ini adalah 0,29 persen, masuk kategori bagus," katanya.

Hanya saja, sambung Firli yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Sampang adalah kemiskinan.

"Atas dasar angka kemiskinan yang masih tinggi ini, maka kegiatan bakti sosial dan kesehatan kami gelar di Kabupaten Sampang ini," katanya, menjelaskan.

Pada kegiatan bakti sosial dan kesehatan ini, panitia menyediakan sebanyak 1.500 paket mie instan dan kebutuhan pokok lainnya.

Pelayanan kesehatan yang disediakan panitia pelaksana pada bakti sosial dan kesehatan itu meliputi, pelayanan umum, poli gigi, spesialis jantung, spesialis anak, spesialis kulit, spesialis penyakit dalam dan khitanan massal.

Kakor Binmas Polri Injend Pol Heri Wibowo, Wakapolda Jatim Brigjen Djamaluddin dan pada kapolres se-Madura juga hadir dalam acara itu.

Bupati Sampang Slamet Djunaedi berterima kasih kepada Mabes Polri karena telah memilih Sampang sebagai lokasi bakti sosial, dan menurutnya kegiatan itu sangat membantu masyarakat Sampang.

Baca juga: Bakti Sosial Polri bagikan ribuan paket sembako di Solo

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bakti sosial Kodim 1308 Luwuk Banggai pasca banjir rob

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar