ULM tunggu juknis program magang mahasiswa

ULM tunggu juknis program magang mahasiswa

Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi. (ANTARA/Firman)

Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) siap menerapkan program magang mahasiswa yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nadiem Makarim dalam rumusan kebijakan baru bertajuk Kampus Merdeka dan menanti petunjuk teknisnya.

"Kami menyambut baik program menteri dan kini tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk penerapannya bagaimana," kata Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi di Banjarmasin, Selasa.

Menurut Sutarto, terobosan dari Mendikbud merupakan program yang bagus dan layak didukung oleh kampus.

Pertama dari sisi daya serap, jangan sampai alumni perguruan tinggi menjadi pengangguran. Dimana saat ini banyak keluhan lulusan sarjana tidak bekerja.

Dengan program magang tiga semester, diharapkan perguruan tinggi menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi, keterampilan dan kualifikasi yang sesuai dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat.

Namun, yang paling penting disiapkan sekarang, kata Sutarto, tempat magang bagi mahasiswa di luar kampus. Misalnya, jika secara masif ada 10 ribu atau 20 ribu mahasiswa ULM harus magang semua, maka bakal tidak tertampung.

Baca juga: ULM dorong wakil rakyat wujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat

Baca juga: Nadiem Makarim berikan keleluasaan mahasiswa magang tiga semester

Baca juga: Guru masa depan-profesional bisa dihasilkan lewat magang, sebut rektor


"Makanya sekarang kita rekapitulasi kerja sama yang sudah dibangun oleh ULM baik dengan dunia industri, pelaku usaha, sektor pemerintahan dan swasta yang berpotensi bisa menampung mahasiswa untuk magang," katanya.

ULM sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Kalimantan dengan akreditasi A memiliki daya serap cukup tinggi untuk alumninya yakni di atas 60 persen. Daya serap dihitung dari seorang lulusan perguruan tinggi memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 bulan pasca lulus.

Lulusan ULM mulai Program Sarjana (S1) hingga Doktor (S3) banyak tersebar di sejumlah sektor pekerjaan baik yang relevan dengan bidang ijazahnya maupun di luar kompetensi yang didapat sewaktu di bangku kuliah. Hal itu dikarenakan ULM telah menyiapkan lulusannya dengan beragam keterampilan untuk menghadapi dunia kerja.*

Baca juga: MRPTN katakan Kampus Merdeka bikin rancu pendidikan tinggi

Baca juga: MRPTN minta Nadiem Makarim segera keluarkan regulasi Kampus Merdeka

Baca juga: JPPI : Kampus Merdeka kurang berpihak pada kebutuhan masyarakat

 

Pewarta: Firman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar