Sektor keuangan dan sumber daya dorong saham Australia lebih tinggi

Sektor keuangan dan sumber daya dorong saham Australia lebih tinggi

Papan layar elektronik layar Bursa Australia di Sydney, (22/7/2020). ANTARA/Shutterstocks/pri.

Sydney (ANTARA) - Bursa saham Australia ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis, didorong sektor keuangan dan sumber daya setelah harga-harga komoditas yang lebih tinggi meningkatkan sentimen investor lokal.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 73,10 poin atau 1,05 persen menjadi 7.049,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 67,80 poin atau 0,96 persen pada 7.148,70 poin.

"Perbaikan yang masih solid secara lokal mengikuti sesi lain yang kuat di luar negeri dengan rekor penutupan untuk S&P 500 di Wall Street," analis pasar Commsec, James Tao mengatakan kepada investor dalam catatan sore.

Baca juga: Kenaikan harga komoditas industri angkat saham Australia menguat

"Keuangan dan material kelas berat dan empat bank besar semuanya menghasilkan keuntungan. Penambang bijih besi berkinerja baik sekalipun terjadi penurunan 3,0 persen pada harga logam tadi malam."

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 1,14 persen, Westpac Bank naik 1,74 persen, National Australia Bank naik 1,33 persen dan ANZ naik 1,12 persen.

Saham-saham pertambangan terangkat dengan BHP naik 1,67 persen, Rio Tinto naik 0,72 persen dan Fortescue Metals naik 0,09 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,62 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Woodside Petroleum naik 2,66 persen, Santos naik 1,45 persen dan Oil Search naik 0,16 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia reli, sektor pertambangan memimpin kenaikan

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Coles Group turun 0,12 persen dan Woolworths naik 0,78 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,79 persen, operator nasional Qantas meningkat 1,52 persen dan perusahaan biomedis CSL menyelesaikan sesi dengan kenaikan 1,58 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar