RSUP Adam Malik : Hoaks virus corona masuk Medan

RSUP Adam Malik : Hoaks virus corona masuk Medan

Arsip Foto. Petugas medis memeriksa kondisi pasien dalam simulasi penanganan kasus infeksi virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2020). (ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO)

Yang paling penting utamakan keluar rumah dengan mengingat Ketuhanan Yang Maha Esa,
Medan (ANTARA) - RSUP Haji Adam Malik Medan menyebutkan bahwa video yang viral melalui aplikasi pesan WhatsApp yang menyebutkan adanya pasien novel coronavirus atau COVID-19 di Kota Medan, Sumatera Utara adalah Hoaks.

"Saya baru mendapat informasi dari rekan medis, penyakit  COVID-19 sudah masuk ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Tepatnya pasien dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak di Medan, Jumat.
 
Dalam video yang berdurasi 00.49 detik itu tampak seorang pria berkemeja hitam menggunakan masker abu-abu mengatakan bahwa dirinya baru saja mendapatkan laporan terkait adanya pasien diduga terinfeksi covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Medan.
 
Baca juga: RSUP Sanglah adakan simulasi penanganan pasien yang dicurigai coronaTak hanya itu, ia juga mengimbau seluruh warga Medan untuk menggunakan masker saat keluar rumah dan menghindari kontak fisik jika menjenguk keluarga di rumah sakit (RS) maupun ketika berada di luar rumah.

Baca juga: Realme Indonesia sebut virus corona tak pengaruhi produksi
 
"Yang paling penting utamakan keluar rumah dengan mengingat Ketuhanan Yang Maha Esa agar kita dilindungi dari penyakit yang mencekam dan segala marabahaya," ujarnya.
 
Menyikapi video tersebut, Rosario mengatakan bahwasanya hingga saat ini rumah sakit milik Kemenkes tersebut belum ada merawat pasien suspect COVID-19.

Baca juga: Habis mudik, belasan TKA asal China diisolasi Dinkes Batang
 
Karenanya ia meminta, siapapun agar tidak menyebarkan hoax terkait masalah ini karena dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat.
 
"Bagi pihak-pihak yang sering menyebarkan hoax terkait virus COVID-19 ini, kami minta untuk berhenti menyebarkan informasi tidak benar yang dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Pemprov: warga Jambi yang diobservasi di Natuna negatif virus corona
 
 
 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas COVID-19 optimis Kota Ambon masuk zona kuning

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar