Cegah COVID-19, film "Buku Harianku" buat video panduan mencuci tangan

Cegah COVID-19, film "Buku Harianku" buat video panduan mencuci tangan

Cuplikan adegan film "Buku Harianku". (HO)

Jakarta (ANTARA) - Film "Buku Harianku" membuat sebuah video mengenai panduan cara mencuci tangan yang benar menurut standar WHO untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pemeran utama film "Buku Harianku", Kila Putri Alam, ditampilkan untuk memperagakan cara mencuci tangan sambil menyanyikan penggalan lagu “Ayo Baris-Berbaris” dengan lirik yang telah dimodifikasi.

Baca juga: Dwi Sasono terharu lihat adegan keluarga di film "Buku Harianku"

Baca juga: Film "Buku Harianku", melihat konflik keluarga dari sudut pandang anak


“Sebagai orangtua dan juga filmmaker yang memiliki medium serta talenta, ini merupakan salah satu cara kami untuk menyampaikan pesan dengan cara edukatif sekaligus menghibur. Harapannya pesan tersebut bisa lebih gampang diterima oleh semua kalangan,” ujar eksekutif produser Andri Putra dari BlueSheep Entertainment, dalam siaran persnya, Sabtu.

Seperti diketahui, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih merupakan salah satu tindakan sanitasi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang sudah menjadi pandemi global.

Sebab tangan kerap menjadi perantara yang membawa kuman atau virus berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung ataupun tidak langsung.

Mencuci tangan yang paling ideal dilakukan selama minimal 20 detik. Agar tak harus repot menghitung durasi mencuci tangan, bisa juga menggunakan lagu dalam video "Ayo Cuci Tangan" dari film "Buku Harianku".

Film "Buku Harianku" diproduksi oleh Bro's Studio dan BlueSheep Entertainment. Film ini dibintangi oleh Slamet Rahardjo, Dwi Sasono, Widi Mulya, dan Widuri Putri.

Film ini telah tayang di bioskop pada tanggal 12 Maret 2020.

Baca juga: Perasaan Widi Mulia main film bareng keluarga

Baca juga: Jefri Nichol rajin cuci tangan demi cegah COVID-19

Baca juga: Cuci tangan efektif cegah Covid-19

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

6 provinsi nihil kasus COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar