Kemarin, BTS jadi game lagi hingga Google hapus aplikasi anti-China

Kemarin, BTS jadi game lagi hingga Google hapus aplikasi anti-China

Grup idola K-pop BTS (twitter.com/bts_bighit)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan game Grampus telah menandatangani kontrak lisensi global dengan Big Hit Entertainment untuk mengembangkan permainan IP grup idola K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS).

Google telah menghapus aplikasi seluler India dari Play Store yang memungkinkan pengguna menghapus aplikasi asal China dari ponsel mereka, Reuters melaporkan, Rabu.

Ada juga berita kemarin lainnya yang menarik untuk disimak, berikut adalah rangkumannya.

1. BTS bakal hadir lagi dalam "game" pada 2021

Perusahaan game Grampus telah menandatangani kontrak lisensi global dengan Big Hit Entertainment untuk mengembangkan permainan IP grup idola K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS).

2. Ryan Reynolds donasikan Rp2,8 miliar untuk perangi rasisme

Aktor Ryan Reynolds dan istrinya, aktris Blake Lively, mendonasikan 200.000 dollar AS atau sekira Rp2,8 miliar ke NAACP ketika protes terus berlanjut di seluruh dunia menyusul kematian George Floyd di Amerika Serikat.

3. AirAsia gratiskan biaya perubahan jadwal penerbangan hingga akhir 2020

Maskapai berbiaya hemat AirAsia meniadakan biaya perubahan jadwal penerbangan untuk pembeli tiket yang bepergian hingga 31 Desember 2020.

4. Google hapus aplikasi anti-China

Google telah menghapus aplikasi seluler India dari Play Store yang memungkinkan pengguna menghapus aplikasi asal China dari ponsel mereka, Reuters melaporkan, Rabu.

5. Datsun redi-GO terbaru harganya cuma Rp54 juta di India

Nissan Motor India yang menaungi merek Datsun, mengenalkan versi terbaru hatchback redi-GO yang kini tersedia dalam dua pilihan mesin bensin yakni 800cc dan 1.000cc.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Psikolog: Serbuan pesanan BTS Meal wajar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar