Formula 1

Bottas ungguli Hamilton untuk pole position Grand Prix Austria

Bottas ungguli Hamilton untuk pole position Grand Prix Austria

Pebalap Mercedes Valtteri Bottas (kiri) dan Lewis Hamilton setelah kualifikasi Grand Prix Austria, Red Bull Ring, Sabtu (4/7/2020). ANTARA/Reuters/Leonhard Foeger/Pool

Jakarta (ANTARA) - Valtteri Bottas mencatatkan waktu tercepat di babak kualifikasi Grand Prix Austria, Sabtu, diikuti Lewis Hamilton yang mengunci posisi start 1-2 untuk Mercedes untuk balapan seri pembuka tersebut.

Bottas mencatatkan waktu satu menit 2,939 detik kendati sempat melebar keluar trek di lap terakhir, namun mampu sekaligus memecahkan rekor sirkuit Red Bull Ring serta pole position Charles Leclerc tahun lalu.

Hamilton tak mampu lebih cepat dari pebalap Finlandia itu setelah finis dengan margin sangat tipis 0,012 detik, demikian laman resmi Formula 1.

Baca juga: Mercedes dominasi seluruh sesi latihan bebas GP Austria
Baca juga: Tolak protes Red Bull, F1 nyatakan sistem kemudi baru Mercedes legal


"Aku merindukan perasaan ini setelah kualifikasi... gemetarnya...setelah mendorong mobil menuju batasnya," kata Bottas.

Pebalap Red Bull Max Verstappen sempat menggunakan ban medium di awal Q2 sebelum menggantinya ke ban soft. Pebalap Belanda itu akhirnya finis 0,5 detik di belakang kedua mobil Mercedes itu untuk start dari P3 di samping Lando Norris dari tim McLaren yang juga akan start di baris kedua.

"Aku cukup senang di P3, kami memulai dengan ban yang berbeda, jadi ini akan menarik. Kami akan mencoba sebisa mungkin menyulitkan mereka," kata Verstappen.

RB16 lainnya yang dibawa Alexander Albon akan start dari P5, setelah catatan waktunya unggul tipis dari Racing Point Sergio Perez.

McLaren dan Racing Point nampaknya akan bersaing ketat untuk tim papan tengah musim ini di saat para pebalap mereka masuk 10 besar kualifikasi.

Carlos Sainz hanya unggul 0,058 detik dari Lance Stroll untuk masing-masing di P8 dan P9.

Baca juga: McLaren anggap Racing Point rival berat di papan tengah
Baca juga: Ferrari terpaksa lepas Vettel karena pandemi, kata Binotto


Sementara itu, seperti yang diungkapkan kepala tim Mattia Binotto, mobil Ferrari mereka tahun ini memiliki paket yang kurang memuaskan, khususnya terlihat setelah tes pramusim di Barcelona Februari lalu.

Charles Leclerc, peraih pole position tahun lalu, hampir gagal melaju ke Q3 setelah hanya menempati slot terakhir di Q2. Namun, pebalap Monako itu mampu merangkak mengamankan posisi P7 di akhir babak kualifikasi.

Rekan satu timnya, Sebastian Vettel, hanya mampu di P11 sehingga melewatkan 15 menit terakhir sesi kualifikasi.

Duet AlphaTauri, Pierre Gasly dan Daniil Kvyat start dari P12 dan 13, diikuti oleh Esteban Ocon (Renault) dan Romain Grosjean (Haas).

Daniel Ricciardo, yang harus mengganti sayap depan mobilnya setelah melebar di Tikungan 8 ketika di Q1, melengkapi 10 besar kualifikasi hari itu.

Kevin Magnussen, George Russel, Antonio Giovinazzi, Kimi Raiikonen dan Nicholas Latifi tereliminasi di Q1 dan akan start di lima posisi paling belakang.

Jelang start, Minggu, F1 akan memperkenalkan inisiatif mereka yang bertajuk #WeRaceAsOne sebagai salah satu komitmen olahraga itu memerangi rasisme dan mendorong keberagaman.

Baca juga: Ferrari ingin Sirkuit Mugello tuan rumah balapan ke-1000 mereka di F1
Baca juga: Perez ingin tantang tiga tim teratas F1 dengan "pink Mercedes"
Baca juga: Raikkonen tak buru-buru tentukan masa depannya di F1

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar