Ada delapan tambahan, positif COVID-19 di Malut melonjak 1.130 kasus

Ada delapan tambahan, positif COVID-19 di Malut melonjak 1.130 kasus

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf.(FOTO ANTARA/Abdul Fatah)

Dengan penambahan delapan orang pasien positif ini, maka saat ini pasien positif COVID-19 di Maluku Utara secara keseluruhan berjumlah sebanyak 1.130 orang
Ternate (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan ada delapan tambahan pasien positif COVID-19 baru di provinsi itu sehingga kini jumlah totalnya melonjak menjadi sebanyak 1.130 orang.

"Dengan penambahan delapan orang pasien positif ini, maka saat ini pasien positif COVID-19 di Maluku Utara secara keseluruhan berjumlah sebanyak 1.130 orang," kata Jubir GTPP COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf dalam pernyataan pers yang disampaikan di Ternate, Minggu.

Ia menjelaskan delapan kasus baru itu berdasarkan pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar yang berasal dari TCM RSUD Chasan Boesoerie Ternate dan PCR Prodia Ternate.

"Dari hasil pemeriksaan spesimen TCM RSUD Chasan Boesoerie Ternate sebanyak lima orang dan Prodia tiga orang, sehingga ada penambahan delapan orang pasien positif," katanya.

Baca juga: Kajian: Ternate daerah risiko tinggi penularan COVID-19 di Malut

Baca juga: Maklumat Wali Kota: Ternate diberlakukan jam malam cegah COVID-19

​​​​​​​

Alwia menyatakan dari penambahan delapan pasien baru ini sebarannya dari Kota Ternate sebanyak tujuh orang dan Tidore Kepulauan satu orang, selanjutnya kasus baru ini disebut sebagai kasus 1.123 sampai 1.130.

Selain itu, kata dia, sesuai hasil pemeriksaan tindak lanjut dari TCM RSUD Chasan Boesoerie Ternate dengan hasil negatif kedua berturut-turut, maka dinyatakan sembuh sebanyak satu orang yakni pasien 502 berinisial KD berasal dari Kota Ternate.

Sedangkan, untuk meninggal dunia bertambah empat orang yakni pasien 1093 berinisial HS dan pasien 1.121 berinisial L asal Tidore Kepulauan serta pasien 1.125 inisial TS dan pasien 1.129 berinisial S asal Kota Ternate yang meninggal pada 11 Juli 2020, sehingga jumlah meninggal dunia mencapai 38 orang

Ia menambahkan pada Ahad (12/7) ini untuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) 1.582 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 117 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 53 orang.

Untuk pemeriksaan tes cepat sampai hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap 17.848 orang dan didapatkan 95 orang reaktif dan 16.452 dengan hasil tes cepat nonreaktif.

Sedangkan, sebanyak 29 orang menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate, 19 orang di antaranya kasus positif COVID-19, empat orang PDP dan enam orang ODP serta karantina Sahid Hotel sebanyak 74 orang dengan rincian 69 pasien terkonfirmasi positif dan lima orang berstatus OTG, demikian Alwia Assagaf.

Baca juga: Bertambah 40 orang, positif COVID-19 di Maluku Utara naik 383 kasus

Baca juga: Sekretaris Kota Tidore Kepulauan meninggal berstatus PDP


Baca juga: Hasil "rapid test": 142 orang di Malut reaktif COVID-19

Baca juga: Pesawat Hercules angkut bantuan alkes dan APD untuk Maluku Utara

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ini kata Presiden Jokowi soal jadwal vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar