Formula 1

Tepis spekulasi ke Mercedes, Russell tetap di Williams musim depan

Tepis spekulasi ke Mercedes, Russell tetap di Williams musim depan

Pebalap tim Williams George Russell menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Jumat (3/7/2020). FIA/HO via Reuters

Aku akan tetap di Williams untuk 2021. Kalian telah mendengarnya terlebih dahulu
Jakarta (ANTARA) - Pebalap muda Inggris George Russell akan tetap membalap untuk tim Williams hingga musim Formula 1 tahun depan, mengakhiri spekulasi tentang kemungkinan kepindahannya ke tim Mercedes.

"Aku akan tetap di Williams untuk 2021. Kalian telah mendengarnya terlebih dahulu," kata pebalap berusia 22 tahun itu di konferensi video jelang Grand Prix Hungaria seperti dikutip Reuters, Kamis.

Russell mendapat dukungan dari Mercedes dan disebut-sebut berpotensi menggantikan Valtteri Bottas, yang akan berakhir kontraknya tahun ini namun nampaknya ia akan tetap bersama tim juara itu.

Baca juga: Tim Williams F1 pertimbangkan jual saham
Baca juga: Russell: mobil WIlliams tahun ini lebih "bisa dikendarai"



Sejumlah laporan media menyebutkan jika Bottas telah mendapatkan kesepakatan.

Bottas memenangi seri pembuka di Austria bulan ini dan sementara memimpin klasemen pebalap mengungguli rekan satu timnya, Lewis Hamilton, dengan jarak enam poin.

Sedangkan Russell, memiliki kontrak berdurasi tiga tahun dengan Williams sebelum menjalani debutnya di F1 tahun lalu.

Namun, ia tidak merasa diabaikan oleh Mercedes.

"Aku tidak kecewa sama sekali dengan Mercedes," kata Russel.

"Tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan. Claire (Williams) sangat tegas dengan keputusannya jika dia tidak akan, atau belum siap, melepasku.

"Pada akhirnya aku memiliki kontrak bersama Williams dan aku harus menghormati itu. Aku di sini dan akan memberikan segalanya untuk Williams tahun ini dan tahun depan.

Nicholas Latifi, rookie tahun ini, juga akan tetap bersama Williams tahun depan.

Russell, juara dunia Formula 2 2018, menjalani debut yang pahit bersama Williams, salah satu tim tersukses di F1, yang tahun lalu terpuruk di dasar peringkat konstruktor dengan raihan hanya satu poin.

Namun popularitas pebalap muda itu sempat naik setelah menjuarai sejumlah balapan virtual F1 yang digelar ketika musim balapan tertunda karena pandemi COVID-19.

Baca juga: Hamilton incar rekor selanjutnya di Grand Prix Hungaria
Baca juga: Delapan gelar juara dunia bagi Hamilton itu mudah, kata Prost
Baca juga: F1 tanpa penonton lebih baik ketimbang tidak balapan sama sekali

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar