Pegadaian perpanjang program gadai tanpa bunga hingga akhir tahun

Pegadaian perpanjang program gadai tanpa bunga hingga akhir tahun

Ilustrasi - Warga menggadaikan barangnya di Kantor Pegadaian, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ed/pd/pri.

Pegadaian memperpanjang program ini agar masyarakat dapat merasakan kehadiran perusahaan sebagai solusi keuangan yang tepat dalam memberikan solusi
Jakarta (ANTARA) - PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program Gadai Peduli atau gadai tanpa bunga 0 persen kepada masyarakat yang memiliki pinjaman kurang dari Rp1 juta sampai tanggal 31 Desember 2020.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani mengatakan bahwa program bunga 0 persen merupakan bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat selama pandemi COVID-19. Program Gadai Peduli ini sudah berlangsung sejak Mei 2020.

"Sampai akhir Agustus 2020 tercatat program ini sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta nasabah dengan total pinjaman Rp1,39 triliun dan rata-rata pinjaman Rp690 ribu," kata Basuki dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menilai program ini tentunya dapat membantu masyarakat dalam memperoleh solusi keuangan di tengah pandemi yang berdampak pada kondisi perekonomian.

Basuki menjelaskan masyarakat dapat mengajukan program tersebut dengan menggadaikan barang dan melampirkan fotokopi KTP serta mengisi formulir yang sudah disediakan di outlet-outlet Pegadaian. Agar program ini bermanfaat bagi lebih banyak orang, setiap keluarga hanya boleh mengakses satu transaksi.

"Kondisi pandemi COVID-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Karena itu Pegadaian memperpanjang program ini agar masyarakat dapat merasakan kehadiran perusahaan sebagai solusi keuangan yang tepat dalam memberikan solusi," kata Basuki.

Untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, Pegadaian dalam memberikan pelayanan juga menerapkan protokol pencegahan seperti mensyaratkan nasabah untuk dilakukan pengukuran suhu badan, mencuci tangan, memakai masker dan mengatur jarak dalam bertransaksi.

Sebelumnya, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menyatakan bahwa Pegadaian menjadi salah satu BUMN yang menjadi agen pembangunan, bukan entitas bisnis yang semata-mata mencari keuntungan.

Kuswiyoto menjelaskan saat ini masyarakat dan pelaku UMKM dihadapkan pada situasi, di mana COVID-19 memberikan dampak terhadap penurunan omset penjualan dan intensitas pelanggan.

"Ini salah satu peran Pegadaian dalam membantu UMKM yang terkena dampak COVID-19. Kita punya program Gadai Peduli itu dengan bunga 0 persen dan tanpa subsidi pemerintah," kata Kuswiyoto.

Baca juga: Dukung pemulihan ekonomi, Pegadaian bebaskan bunga 1,9 juta nasabah
Baca juga: Pegadaian: Investasi emas makin diminati masyarakat

 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menabung sampah menjadi emas semakin diminati warga Padang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar