Satu orang tewas akibat penganiayaan di Pesanggrahan

Satu orang tewas akibat penganiayaan di Pesanggrahan

Lokasi penganiayaan mengakibatkan satu orang tewas di Jalan Bintaro Permai, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2020) (ANTARA/HO-Tangkapan layar Media Sosial)

Pelaku sudah (teridentifikasi), mudahan cepat terungkap
Jakarta (ANTARA) - Peristiwa penganiayaan dilakukan oleh sekelompok orang terjadi di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan satu orang lainnya terluka terkena sabetan senjata tajam.

Kapolsek Pesanggrahan, Rosiana Nurwidajati saat dikonfirmasi Minggu, membenarkan kejadian tersebut telah terjadi di wilayahnya.

"Bukan pembunuhan, tapi penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia," kata Rosiana.

Baca juga: Polda Metro Jaya gelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi

Ia menyebutkan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (19/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB berlokasi di warung Jalan Bhakti Raya, Bintaro Permai.

Adapun korban meninggal dunia berinisial TH (59) sedangkan korban luka berinisial RW (22).

Korban TH meninggal dunia akibat sabetan benda tajam, begitu dengan korban RW terluka pada bagian punggung.

"Yang meninggal, luka kena senjata tajam di leher. Yang satu lagi luka di punggung, sekarang dirawat di Rumah Sakit Suyoto," ujar Rosiana.

Baca juga: Polisi temukan titik terang kasus pembunuhan di dekat Kali Ciliwung

Kejadian penganiayaan tersebut tersebar luas di media sosial, melalui video berdurasi 50 menit di akun-akun informasi kejadian wilayah Jakarta.

Dalam video tersebut memperlihatkan kondisi warung tempat lokasi kejadian berlangsung, lalu terdapat jasad korban yang tergeletak di lantai.

Lokasi kejadian dalam keadaan berantakan, dalam video tersebut juga tampak warga dan anggota polisi yang sudah berada di lokasi melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Motif pembunuhan pria di warnet Klender karena dendam

Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk proses penyelidikan.

"Pelaku sudah (teridentifikasi), mudahan cepat terungkap. Kita gabungan sama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pengungkapan," kata Kompol Rosiana.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jika terbukti kesalahan lembaga, Gubernur Sumsel tutup SMA Taruna Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar