Keterbatasan film jadi alasan bioskop XXI belum buka hari ini

Keterbatasan film jadi alasan bioskop XXI belum buka hari ini

Ilustrasi ruangan bioskop (ANTARA/Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah bioskop di Jakarta sudah mulai dibuka kembali hari ini. Meski demikian bioskop Cinema XXI masih menunda pembukaan jaringan bioskopnya di DKI Jakarta dengan alasan terbatasnya jumlah film yang akan ditayangkan.
 
"Setelah mempelajari dan memperhitungkan lebih lanjut, kami memutuskan untuk menunda pembukaan bioskop kami di wilayah Ibu Kota. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan film yang akan ditayangkan, baik film Hollywood maupun film Nasional," kata Dewinta Hutagaol, selaku Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI pada ANTARA, Rabu.

Beberapa bioskop yang sudah buka hari ini sudah mengantongi ijin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah dilakukan penilaian terkait kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan guna mencegah menyebarnya virus corona, COVID-19.

"Cinema XXI telah menerima Surat Keputusan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta," kata Dewinta yang menyatakan bahwa penilaian dari Pemprov DKI Jakarta terkait hasil penilaian kesiapan Cinema XXI buka dengan menerapkan protokol kesehatan sudah dinilai baik.

"Hasil assessment baik dan sudah mendapatkan ijin," kata dia.

Jaringan bioskop CGV hari ini telah membuka empat jaringan bioskopnya setelah mendapatkan persetujuan dan penilaian dari Pemprov DKI Jakarta. Meski saat ini kapasitas bioskop hanya diperbolehkan 25 persen.

Empat bioskop tersebut adalah CGV Grand Indonesia, CGV AEON Mall Jakarta Garden City, CGV Green Pramuka Mall, serta CGV Transmart Cempaka Putih. Pembukaan bioskop merujuk pada Surat Keputusan no 268 tahun 2020 tentang pembukaan kembali usaha pariwisata di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi bagi usaha bioskop, tertanggal 20 Oktober 2020.

Baca juga: Besok bioskop di Jakarta buka, berikut daftar film yang akan tayang

Jaringan bioskop Cinema XXI di luar Jakarta sudah ada yang mendapatkan ijin dan rekomendasi dari sejumlah pemerintah daerah.

"Cinema XXI melakukan uji coba pembukaan kembali bioskop di Jatiland XXI, Ternate; Jayapura XXI; Transmart Pontianak XXI; TSM XXI, Bandung; Studio XXI, Banjarmasin; Big Mall XXI, Samarinda; Transmart Pangkal Pinang XXI," kata Dewinta.

Cinema XXI akan mematuhi instruksi dan arahan terkait batasan usia yang ditetapkan oleh masing-masing Pemerintah Daerah setempat.

"Saat melakukan uji coba pembukaan kembali bioskop, kami berupaya melakukan yang terbaik untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan bioskop. Namun demikian, kerjasama dari para penonton setia juga dibutuhkan agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman. Untuk itu, marilah kita bersama-sama mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan XXI New Habits saat berada di lingkungan bioskop," kata dia.

Seluruh pengunjung bioskop diharapkan untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan tangan selama berada di lingkungan bioskop, serta dianjurkan untuk tetap berada di rumah bila merasa kurang sehat.

Sampai dengan Januari 2020 jumlah layar Cinema XXI adalah 1.182 layar di 218 lokasi bioskop yang tersebar di 52 kota di seluruh Indonesia.

Jumlah itu digadang-gadang akan terus berkembang untuk mencapai target 2.000 layar dalam lima tahun ke depan.

Tahun 2006, Cinema XXI melahirkan M-Tix untuk memfasilitasi pemesanan tiket bioskop secara online dan di tahun 2012 telah menghadirkan pengalaman menonton dengan teknologi revolusioner, yaitu IMAX teater.

Baca juga: Bioskop kembali dibuka, tapi pengunjung harus keluar tiap 30 menit? Cek faktanya!

Baca juga: Panduan baru dari Cinema XXI jelang dibukanya kembali bioskop

Baca juga: Bioskop Jakarta dibuka besok, nonton film wajib pakai masker


Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkot Ambon izinkan bioskop buka pekan depan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar