Aghniny Haque dan Roy Sungkono ungkap serba-serbi '90-an yang berkesan

Aghniny Haque dan Roy Sungkono ungkap serba-serbi '90-an yang berkesan

Aghniny Haque dan Roy Sungkono dalam jumpa pers "Generasi 90an: Melankolia The Series", Jumat (27/11/2020). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Pemain film dan serial "Generasi 90an: Melankolia", Aghniny Haque dan Roy Sungkono, mengungkapkan serba-serbi era '90-an yang mereka suka dan kenang hingga sekarang.

Bagi Roy, hal yang paling ia sukai dari era '90-an adalah gaya berbusananya yang identik dengan denim dan pakaian oversized, yang baru-baru ini kembali populer dan digandrungi anak muda.

"Yang bersangkutan sama series mungkin baju dan gaya-gaya bajunya. Mulai dari celananya yang over gitu, dan lainnya," kata Roy melalui jumpa pers virtual, Jumat.

Baca juga: "Generasi 90an: Melankolia" juga hadir berformat serial empat episode

Baca juga: Konsep video klip "Melankolia" ERK yang dibawakan Sitha Marino


Selain gaya berbusana, aktor yang juga merupakan vokalis band itu mengenang adanya warung telepon (wartel), telepon umum, dan sensasi mengantrenya.

Sependapat dengan Roy, aktris Aghniny Haque juga menyukai gaya berbusana era '90-an. "Aku nih anak lawas banget, suka sama style baju yang jadul," kata Aghni.

Lebih lanjut, Aghni juga mengenang sejumlah mainan lawas yang kembali muncul di serial dan film "Generasi 90an: Melankolia" yang akan rilis pada Desember. Menurutnya, barang-barang itu kembali membawanya ke masa kecil.

"Mainannya (dari set) banyak yang aku bawa juga. Kayak ada bola bening yang bisa ditiup, trus kapal tektek, mainan jadul yang dikenalkan sama kakek dulu," kenangnya.

Baca juga: Nostalgia lewat konser "Generasi 90-an Melankolia"

Baca juga: Ari Irham dan Aghniny Haque riset demi "Generasi 90an: Melankolia"


Sementara itu, baik Roy dan Aghni akan memerankan tokoh Iqbal dan Indah dalam serial dan film "Generasi 90an: Melankolia". Mereka mengaku proses syuting berjalan menyenangkan karena banyaknya referensi budaya pop 90-an yang bisa mereka ingat dan mainkan kembali.

"Syuting ini banyak mendatangkan barang-barang dari '90-an yang bisa ingetin aku saat kecil. Itu bikin aku seneng banget. Banyak barang memorable dan merasa deket banget sama generasi '90an," kata Aghni.

Meski menyenangkan, keduanya tak menyangkal ada kesulitan selama proses syuting, Aghni dan Roy sepakat bahwa cuaca menjadi kendala besar saat itu.

"Proses sendiri lebih ke cuaca, kadang bagus, kadang hujan. Kalau ke karakter, aku enggak tahu kalau Indah ini nyetir (mobil), while aku enggak bisa nyetir... Aku stres juga sih, trus aku langsung mau belajar nyetir lagi," kata Aghni sembari tertawa.

Roy menambahkan, "Lebih ke proses syutingnya di lokasi yang enggak biasa, cuaca juga lagi musim hujan. Kalau soal karakter, enggak terlalu banyak yang mesti di-adjust lagi, cuma lebih ke proses syutingnya."

Baca juga: Film "Generasi 90an: Melankolia" terinspirasi dari tiga band 90an

Baca juga: Benda ikonis 1990-an akan difilmkan dalam "Generasi 90an: Melankolia"

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar