Satgas: Butuh 70 persen populasi untuk ciptakan kekebalan komunitas

Satgas: Butuh 70 persen populasi untuk ciptakan kekebalan komunitas

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11/2020). ANTARA/Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional/pri.

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan dibutuhkan sekitar 70 persen populasi untuk mewujudkan kekebalan komunitas atau herd immunity.

Hal itu disampaikan Wiku terkait dengan persiapan vaksinasi COVID-19 yang saat ini sedang dalam tahap pengujian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Satgas COVID-19: Tingkat kepatuhan memakai masker hanya 59,32 persen

Baca juga: Satgas COVID-19 apresiasi aparat tegas bubarkan kerumunan di Tangerang


"Vaksinasi adalah salah satu upaya penanganan pandemi COVID-19 yang bertujuan mewujudkan kekebalan komunitas atau herd immunity. Membutuhkan sekitar 70 persen populasi untuk membentuk kekebalan komunitas," jelas Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.

Selain persentase populasi yang menerima vaksin, keberhasilan mewujudkan kekebalan komunitas juga bergantung pada efektivitas vaksin.

"Dapat disimpulkan dampak vaksin terhadap pengendalian transmisi COVID-19 akan berlangsung bertahap," tuturnya.

Baca juga: Peningkatan kasus COVID-19 dorong penularan lebih besar

Oleh karena itu, kata Wiku, sebelum kekebalan komunitas atau herd immunity terbentuk, seluruh pihak harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah yakin program vaksinasi COVID-19 sesuai target

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar