Berdayakan pelaku UMKM, Pegadaian gandeng Ikatan Wanita Pengusaha

Berdayakan pelaku UMKM, Pegadaian gandeng Ikatan Wanita Pengusaha

PT Pegadaian (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Jakarta, Selasa (5/1). (Pegadaian)

IWAPI mempunyai anggota 30 ribu lebih di Indonesia yang berfokus pada UMKM. Kerja sama dengan IWAPI, kami akan membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan dengan menjadi agen Pegadaian.
Jakarta (ANTARA) - PT Pegadaian (Persero) menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) untuk membangun pemberdayaan anggota, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan koperasi melalui agen Pegadaian.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dengan Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi. Sementara penandatanganan perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan, Damar Latri Setiawan, dengan Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi.

Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto di Jakarta, Rabu, mengatakan menyambut baik kerja sama ini. IWAPI sebagai organisasi wanita pengusaha dengan jumlah anggota dan jaringan bisnis yang luas, diharapkan dapat membantu UMKM di Indonesia cepat naik kelas dan dapat membantu Pemulihan Ekonomi Nasional dengan menjadi agen Pegadaian.

"IWAPI mempunyai anggota 30 ribu lebih di Indonesia yang berfokus pada UMKM. Kerja sama dengan IWAPI, kami akan membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan dengan menjadi agen Pegadaian," katanya.

Baca juga: Operasional tetap tumbuh, Pegadaian raih penghargaan ajang Markplus

Kuswiyoto menjelaskan kerja sama juga akan berfokus pada penyediaan layanan Tabungan Emas dan fasilitas pembiayaan bagi para anggota IWAPI.

Sementara itu, Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi mengatakan penandatanganan MoU dengan Pegadaian merupakan kerja sama yang strategis, khususnya di tengah pandemi.

Nita menilai Pegadaian merupakan salah satu BUMN yang mampu membangkitkan UMKM, melalui bisnis yang dimiliki yaitu pembiayaan untuk UMKM, keagenan dan Tabungan Emas.

"MOU ini merupakan suatu kemitraan yang sangat strategis, terutama di masa pandemi karena banyak anggota dan pelaku UMKM yang terdampak. Kerja sama dengan Pegadaian akan membantu UMKM dalam meningkatkan pendapatan melalui keagenan dan pengembangan usaha melalui pembiayaan UMKM," kata Nita.

Baca juga: BKPM wajibkan investor besar bermitra dengan UMKM, ini alasannya

Kolaborasi Pegadaian dan IWAPI merupakan kerja sama pertama di awal tahun 2021. Hingga saat ini tercatat lebih dari 800 perusahaan yang telah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan Pegadaian, di antaranya adalah BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi dan instansi lainnya.
 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia Local Brands Expo dimulai 20 November 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar