NBA

Sempat tertinggal 22 poin, Thunder sukses kalahkan Bulls

Sempat tertinggal 22 poin, Thunder sukses kalahkan Bulls

Arsip - Pemain Oklahoma City Thunder Shai Gilgeous-Alexander (2) berebut bola dengan pemain Chicago Bulls Otto Porter Jr. (22) pada kuarter kedua pada laga NBA preseason diĀ Chesapeake Energy Arena Oklahoma, AS (18/12/2020). ANTARA FOTO/Alonzo Adams-USA TODAY Sports/aww.

Jakarta (ANTARA) - Shai Gilgeous-Alexander mencetak 33 poin, tertinggi dalam kariernya, dan Mike Muscala memasukkan dua lemparan tiga angka dalam perpanjangan waktu untuk mengangkat Oklahoma City Thunder meraih kemenangan kandang 127-125 atas Chicago Bulls, Jumat setempat (Sabtu WIB).

Bulls memimpin setidaknya 22 poin pada paruh pertama pertandingan sebelum Thunder memanfaatkan dua langkah besar untuk menyamakan kedudukan pada detik-detik akhir. Lemparan tiga angka Muscala dan tembakan pemain Chicago yang buruk pada perpanjangan waktu membalik keadaan, membantu Oklahoma City menang untuk pertama kalinya dalam enam laga kandang musim ini.

Pada satu-satunya pertemuan musim lalu di Oklahoma City, Bulls memimpin 26 poin sebelum Thunder bangkit untuk menang, menghasilkan kebangkitan terbesar dalam sejarah waralaba. Kebangkitan pada Jumat menyamai yang terbesar kelima.

Baca juga: Antetokounmpo menangkan Bucks atas Mavs
Baca juga: Karl-Anthony Towns positif COVID-19, pertandingan ditunda


Walaupun Muscala menghasilkan banyak poin pada perpanjangan waktu, seperti disiarkan Reuters, Thunder sebelumnya mengandalkan pemain lainnya.

Pada sebagian besar pertandingan tersebut, pertahanan Luguentz Dort dan lemparan tiga angka lah yang membuat Oklahoma City bertahan.

Di akhir, Gilgeous-Alexander mencetak 12 poin pada kuarter keempat untuk memaksakan perpanjangan waktu.

Dort yang menghasilkan empat lemparan tiga angka dan mencetak 21 poin, menambah enam steal, tertinggi dalam kariernya.

Kebangkitan tersebut menutupi 35 poin yang dihasilkan pemain Chicago Zach LaVine, yang mencetak delapan lemparan tiga angka.

Selama empat pertandingan terakhir, LaVine menghasilkan rata-rata 37,5 poin per pertandingan. Namun, Bulls kalah dalam seluruh keempat pertandingan tersebut.

Chicago mencetak rekor tertinggi musim ini dengan 21 tembakan dari area tiga angka.

Baca juga: Hadiri pesta tanpa kenakan masker, NBA denda Kyrie Irving
Baca juga: Nikola Jokic cetak triple-double saat Nuggets kalahkan Warriors


Namun di lain pihak, Oklahoma City, memaksakan 24 turnover dan mengkonversinya menjadi 33 poin. Pada kuarter ketiga, Thunder mengumpulkan 19 poin dari sembilan turnover Bulls.

Chicago tampaknya akan menuju kemenangan setelah lemparan tiga angka LaVine menempatkan mereka unggul 16 dengan waktu hanya tersisa lima menit.

Namun Bulls mengalami lima turnover pada sisa perjalanan dan Oklahoma City mengambil keuntungan. Gilgeous-Alexander mencetak delapan poin selama laju 19-3 itu untuk menyelesaikan waktu normal.

Setelah turnover kedua beruntun Bulls memberi Thunder peluang berikutnya pada menit terakhir, Gilgeous-Alexander melaju ke keranjang dan menyelesaikannya dengan jumper pendek, mendapat pelanggaran dari Coby White. Ia melakukan lemparan bebas untuk menyamakan kedudukan dengan waktu tersisa 16 detik.

Bulls mempunyai kesempatan terakhir untuk meraih kemenangan sesuai ketentuan, tapi lemparan tiga angka LaVine meleset dari sasaran saat waktu berakhir.

Baca juga: Raptors kalahkan Hornets, Rockets kejutkan Spurs
Baca juga: Shake Milton antar 76ers bungkam Heat 125-108

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Berlatih basket bersama pemain NBA Jason Anthoney Richardson

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar