IPI siap bangkitkan industri pariwisata nasional

IPI siap bangkitkan industri pariwisata nasional

Pekerja pariwisata yang mengenakan alat pelindung diri menghidangkan makanan kepada peserta kegiatan pertemuan Kepariwisataan terkait implementasi protokol Cleanliness, Health, Safety and Environmental sustainability (CHSE) di Nusa Dua, Badung, Bali, . ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.

Jakarta (ANTARA) - Insan Pariwisata Indonesia (IPI), organisasi yang beranggotakan para pelaku industri pariwisata dan usaha mikro keci menengah (UMKM), siap menjadi motor untuk membangkitkan industri pariwisata nasional.

"IPI harus menjadi bagian terdepan dalam pemulihan industri pariwisata dengan melakukan inovasi baru, pendekatan baru dan protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Sustainability ),"ujar Pembina IPI Guntur Subagja Mahardika di Jakarta, Senin.

Dikatakannya, pihaknya mengapresiasi langkah dan kebijakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang berusaha mempercepat pemulihan pariwisata Indonesia yang terpuruk akibat pandemi covid-19.

Menurut dia, ada harapan baru kebangkitan pariwisata pasca reshufle kabinet dengan dipilihnya Sandiaga Uno sebagai Menparekraf.

"Kami mengapresiasi Pak Menteri Sandiaga Uno yang bergerak cepat untuk memetakan permasalahan dan berupaya mencari solusinya agar industri pariwisata kembali hidup dan menjadi lokomotif perekonomian nasional," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Sektor pariwisata adalah industri yang melibatkan berbagai sektor kegiatan ekonomi, lanjutnya, selain pelaku industri pariwisata itu sendiri, juga melibatkan ekonomi kreatif, UMKM, pertanian dan perikanan, transportasi, dan sektor-sektor lainnya.

Oleh karena itu, Guntur mengajak anggota IPI untuk mampu menciptakan lapangan kerja yang besar.

Saat ini, tambahnya, ada 64 juta UMKM yang menyerap lapangan kerja sekitar 107 juta orang, namun sebagian besar mereka terdampak pandemi sehingga mengalami PHK, dirumahkan, bahkan usahanya tutup.

"IPI bersama-sama sektor lainnya harus memulai membangkitkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, salah satunya, IPI dapat mengembangkan wisata desa,"kata Guntur Subagja yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI.

Menurut dia, Wakil Presiden memiliki program Dewa Dewi, yaitu Desa Wisata Agro dan Desa Wisata Industri, sektor ini dapat menghidupkan ekonomi desa dan melahirkan lapangan kerja bagu warga setempat dan menghidupkan UMKM.

Sebelumnya pada Sabtu (16/1) lalu dilakukan Pengukuhan Pengurus DPP IPI Periode 2020-2025 yang dipimpin Ketua Umum I Gede Susila Wisnawa di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Umum IPI I Gede Susila Wisnawa menyatakan siap berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara, khususnya industri pariwisata nasional

IPI, lanjutnya, siap membantu promosi, bertukar informasi, menggali dan mempopulerkan potensi kearifan budaya lokal agar lebih popular di Indonesia khususnya dan internasional pada umumnya.

Dikatakannya, IPI yang saat ini berusia 4 tahun memiliki kepengurusan daerah di 10 provinsi dan tahun ini akan bertambah menuju kepengurusan di semua provinsi Indonesia.

Pewarta: Subagyo
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar