Kasau kirim bantuan untuk korban bencana di Kalsel dan Sulbar

Kasau kirim bantuan untuk korban bencana di Kalsel dan Sulbar

Pengiriman bantuan Kasau untuk korban bencana di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. ANTARA/HO-Dispen AU.

Bantuan untuk korban bencana alam berupa kasur gulung, selimut, karpet, obat-obatan, vitamin, mi instan, masker, dan aneka kebutuhan bayi.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengirimkan bantuan bagi korban bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang terdampak bencana tersebut.

Berdasarkan siaran pers Dispen AU di Jakarta, Jumat, bantuan bagi korban bencana dikirim menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1319 Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Bantuan tersebut berupa kasur gulung, selimut, karpet, obat-obatan, vitamin, mi instan, masker, dan aneka kebutuhan bayi.

Pesawat C-130 Hercules A-1319 yang mengangkut bantuan tersebut diterbangkan Mayor Pnb Galuh dan kopilot Kapten Pnb Ricky.

Kasau berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu para korban bencana alam di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Baca juga: Bantuan bencana gempa di Sulbar dipastikan terdistribusi merata

Banjir menggenangi 11 kabupaten dan kota di Kalsel merendam kurang lebih 87.765 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 2 meter yang menyebabkan 74.863 orang mengungsi. Terdapat pula korban meninggal sebanyak 21 orang.

Sarana dan prasarana juga banyak yang rusak diakibatkan banjir, seperti jembatan putus, tanggul jebol, jalan Trans-Kalimantan putus, serta banyak pula sekolah dan rumah ibadah yang rusak.

Sementara itu, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat juga telah menelan korban jiwa sebanyak 91 orang.

Korban yang hilang tiga orang, luka berat 253 orang, luka ringan 679 orang, dan luka sedang 240 orang.

Warga terdampak gempa yang mengungsi berjumlah 9.910 jiwa, tersebar di beberapa titik pengungsian dengan perincian di Kabupaten Mamuju teridentifikasi setidaknya di lima titik pengungsian, seperti di Jalu dua titik, Stadion Mamuju, Gerbang Kota Mamuju, Tapalang, dan Kantor Bupati.

Berikutnya, di Kabupaten Majene, dua titik teridentifikasi, yaitu di SPN Malunda dan Desa Sulet Malunda.

Baca juga: Gubernur Sulbar: Penyintas gempa jangan terlena dengan bantuan

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

TNI AU inginkan transformasi kekuatan melalui SDM yang unggul

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar