BPR Kanti berikan pelatihan bagi UMKM di Gianyar

BPR Kanti berikan pelatihan bagi UMKM di Gianyar

BPR Kanti bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar dan BPOM melakukan pelatihan desain kemasan produk dan tata cara pengurusan izin edar BPOM kepada pelaku UMKM di Gianyar. ANTARA/HO-Humas

Kami ingin memotivasi agar UMKM bangkit, maju dan berjaya. Tentu dengan memperbaiki cara pengemasannya serta pengurusan izin edar
Gianyar, Bali (ANTARA) - Bank Perkreditan Rakyat Kanti (BPR Kanti) bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar dan BPOM melakukan pelatihan desain kemasan produk dan tata cara pengurusan izin edar BPOM kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gianyar.

Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba dalam siaran pers Diskominfo Gianyar, Jumat.  mengatakan, "Ingin berbagi di bulan kasih sayang ini. Terlebih lagi dengan situasi pandemi yang menghancurkan tatanan perekonomian yang telah terbangun sejak puluhan tahun."

“Masa pandemi Covid-19 menghancurkan tatanan perekonomian yang telah terbangun dan tertata dengan baik puluhan bahkan ratusan tahun. Mengubah paradigma berpikir dan bermunculanlah ekosistem perekonomian yang baru,” tambah Amitaba.


Oleh karena itu, pihaknya ingin membangkitkan kembali kejayaan sektor UMKM dengan memberikan pelatihan pengemasan serta pengurusan izin edar.

“Kami ingin memotivasi agar UMKM bangkit, maju dan berjaya. Tentu dengan memperbaiki cara pengemasannya serta pengurusan izin edar," ujarnya.

Terlebih lagi di era digital, Amitaba mengharapkan produk UMKM dapat meningkatkan daya saing terutama dengan memanfaatkan media digital.


Dikatakan pula bahwa BPR Kanti akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM baik dari segi pembiayaan untuk biaya produksi maupun pengemasan hingga izin edar.

“Di sini kami berkomitmen memberikan pembiayaan Rp100 juta - Rp200 juta dengan waktu tiga tahun untuk UMKM berproduksi hingga bisa berkembang,” katanya.


Mengenai jumlah peserta, Amitaba mengaku masih menerima pendaftaran peserta pelatihan.

“Untuk peserta yang daftar 100 orang lebih. Namun yang ikut kali ini hanya 50 orang dulu untuk penerapan Prokes. 50 peserta lagi kita laksanakan di sesi kedua minggu depan. Kita masih buka pendaftaran lagi, jadi kita persilahkan dan kita lakukan lagi pelatihan sesi ketiga,” katanya.


Menyambut baik Langkah BPR Kanti, Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menekankan pentingnya kemasan dalam memasarkan produk disamping kualitas produk.

“Selain kualitas produk UMKM, kemasan dari produk itu sangat penting, karena dengan kemasan yang menarik akan mampu menarik minat orang untuk membeli serta mampu meningkatkan harga jual suatu produk,” ujar Surya Adnyani Mahayastra.


Menurut dia, tidak semua pelaku UMKM menyadari bahwa kemasan produk memberikan pengaruh besar terhadap angka penjualan produk. Para pelaku UMKM hanya fokus menciptakan suatu produk namun tidak memperhatikan kemasan produk yang digunakan.

Untuk itu, ia berharap pelaku UMKM harus dapat meningkatkan daya saing produk melalui peningkatan mutu sesuai dengan selera konsumen. Serta, kemasan sangat penting untuk melindungi produk dari proses pendistribusian.

Baca juga: Bantu perajin tenun, Dekranasda Gianyar gelar bimtek desain

Baca juga: Ketua Dekranasda Gianyar buka Alas Harum Festival 2020

Baca juga: Berkat medsos, produk anyaman Gianyar tembus ke Spanyol dan Italia

 

Pewarta: Adi Lazuardi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tinjau vaksinasi di Bali, Presiden berharap pariwisata pulih

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar