Tenis

Federer bungkam Evans dalam laga pertama setelah absen 14 bulan

Federer bungkam Evans dalam laga pertama setelah absen 14 bulan

Foto Arsip 7 Februari 2020 ketika petenis Swiss Roger Federer bertanding dalam laga eksibisi "The Match In Africa" Exhibition Match melawan Rafael Nadal di Cape Town Stadium, Cape Town, Afrika Selatan. (REUTERS/MIKE HUTCHINGS)

Bahagia bisa berdiri di sini tak peduli saya menang atau kalah
Jakarta (ANTARA) - Roger Federer menandai kembali beraksi di lapangan tenis setelah lebih dari satu tahun absen dengan mengalahkan Dan Evans 7-6(8) 3-6 7-5 dalam Qatar Open, Rabu waktu setempat.

Petenis Swiss berusia 39 tahun itu tak bermain dalam pertandingan kompetitif selama 405 hari dan menjalani dua kali operasi lutut pada 2020, tetapi kembali memanas saat melawan petenis nomor satu Inggris itu.

Disaksikan penonton yang menjaga jarak sosial di Khalifa Tennis Complex, kedua petenis menampilkan duel berkualitas tinggi di mana Evans memaksa juara Grand Slam 20 kali untuk bermain habis-habisan.

Federer menunjukkan kondisi fisik yang hebat dan bermain waspada pada set penentuan sebelum mengakhiri gim ke-12 set itu dengan melepaskan backhand winner pada match point keduanya.

Baca juga: Federer incar Olimpiade seiring keadaan lutut yang membaik
Baca juga: Federer tidak berniat pensiun cuma karena cedera


Ini adalah momen ajaib untuk Federer yang mengaku telah melalui jalan terjal nan panjang sejak laga terakhir dia mainkan saat dikalahkan Novak Djokovic dalam Australian Open 2020.

"Rasanya menyenangkan bisa kembali, bahagia bisa berdiri di sini tak peduli saya menang atau kalah," kata Federer yang memperoleh bye pada babak pertama seperti dikutip Reuters. Ini adalah kemenangan keempat dalam empat kali bertemu dengan Evans.

Baca juga: Federer "bersemangat" kembali berkompetisi di Doha

"Luar biasa senang pada performa saya dan menyenangkan bisa menuntaskan dengan backhand winner di dalam garis," kata Federer.

Setelah tahun yang traumatis bagi dunia dan ujian bagi tenis, kehadiran kembali Federer menjadi hal yang meyakinkan.

"Setelah segalanya saya harap ini jadi sedikit pengangkat," kata Federer yang akan menghadapi petenis Georgia Nikoloz Basilashvili dalam perempatfinal turnamen yang sudah tiga kali dia juarai ini.

Baca juga: Federer-Djokovic mengenang rivalitas hebat di lapangan tenis
Baca juga: Bagi Rod Laver jawara tenis sejati adalah Roger Federer
Baca juga: Djokovic samai rekor Federer di pekan terlama peringkat satu dunia

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hana Goda, gadis Mesir juara dunia tenis meja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar