Karhutla di Aceh Barat bertambah menjadi enam hektare

Karhutla di Aceh Barat bertambah menjadi enam hektare

Petugas BPBD Aceh Barat melakukan upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan gambut di kawasan Desa Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Kamis (11/3/2021) sore. ANTARA/Handout/aa.

upaya pemadaman sudah berhasil dilakukan mencapai 85 persen
Meulaboh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan luas kebakaran hutan dan lahan gambut di Desa Gunong Pulo Kecamatan Arongan Lambalek hingga Ahad siang bertambah menjadi enam hektare.

Pada Kamis (11/3), luas lahan yang terbakar di kawasan tersebut hanya mencapai sekitar tiga hektare.

"Luas lahan yang terbakar sudah mencapai enam hektare, upaya pemadaman sudah berhasil dilakukan mencapai 85 persen,” kata Koordinator Petugas Pusat Pengendalian Data dan Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat Mashuri di Meulaboh, Ahad siang.

Baca juga: BMKG deteksi sembilan titik panas kategori sedang di Aceh

Menurutnya, penyebab kebakaran lahan di Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat, sejauh ini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian setempat.

Namun, tim gabungan terdiri dari petugas kepolisian dari Polres Aceh Barat, TNI, BPBD, KPH Wilayah IV Aceh Barat, masyarakat serta relawan masih terus melakukan pemadaman dan pengawasan di lokasi kebakaran lahan.

Mashuri menambahkan selama ini upaya pemadaman di lokasi kebakaran lahan di Aceh Barat, dilakukan dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, serta mesin pompa air guna memudahkan pemadaman di lokasi kejadian.

Baca juga: BMKG sampaikan peringatan dini potensi hujan berdampak banjir di Aceh

Ia juga menyatakan upaya pemadaman api akan dilanjutkan pada Senin (15/3) pagi bersama tim gabungan, sehingga diharapkan karhutla di daerah tersebut bisa segera diatasi.

“Kami sangat bersyukur karena selama ini pemadaman api lokasi kebakaran lahan di Aceh Barat, juga terbantu dengan adanya guyuran hujan sejak sore hingga malam hari, kami berharap guyuran hujan masih terus terjadi sampai apinya padam,” kata Mashuri.

Baca juga: Empat titik panas kategori sedang terdeteksi BMKG di Aceh

Baca juga: Satgas: Belum ada KIPI ancam jiwa selama vaksinasi COVID-19 di Aceh

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden ajak ulama Aceh jaga persatuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar