Saham Inggris perpanjang reli, indeks FTSE 100 bertambah 0,52 persen

Saham Inggris perpanjang reli, indeks FTSE 100 bertambah 0,52 persen

Pekerja terlihat berbincang di atas papan elektronik pergerakan saham di London Stock Exchange, Inggris. REUTERS/Paul Hackett/aa.

Sementara itu, London Stock Exchange Group, perusahaan operator bursa saham dan informasi keuangan berbasis di Inggris, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,53 persen.
London (ANTARA) - Saham-saham Inggris ditutup menguat lagi pada perdagangan Jumat (16/4/2021), memperpanjang reli untuk hari keempat berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 0,52 persen atau 36,03 poin menjadi menetap di 7.019,53 poin.

Indeks FTSE 100 terdongkrak 0,63 persen atau 43,92 poin menjadi 6.983,50 poin pada Kamis (15/4/2021), setelah terkerek 0,71 persen atau 49,09 poin menjadi 6.939,58 poin pada Rabu (14/4/2021), dan naik tipis 0,02 persen atau 1,37 poin menjadi 6.890,49 poin pada Selasa (13/4/2021).

Evraz, perusahaan pertambangan dan produsen baja multinasional terintegrasi secara vertikal, melonjak 3,65 persen menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham Inggris naik hari ketiga, indeks FTSE 100 menguat 0,63 persen

Diikuti oleh saham perusahaan jaringan ritel bahan makanan dan barang dagangan umum multinasional Inggris Tesco yang terangkat 3,30 persen, serta perusahaan pengecer pakaian, alas kaki, dan produk rumah tangga multinasional Inggris naik 2,81 persen.

Sementara itu, London Stock Exchange Group, perusahaan operator bursa saham dan informasi keuangan berbasis di Inggris, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 2,53 persen.

Baca juga: Saham Jerman menguat lagi, indeks DAX 30 melonjak 204,42 poin

Disusul oleh saham induk perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan multinasional Inggris Rolls-Royce Holdings yang terpuruk 2,28 persen, serta perusahaan farmasi multinasional Hikma Pharmaceuticals berkurang 1,70 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar