Bogor, 13/7 (ANTARA) - Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki gedung asrama internasional, yang merupakan salah satu dari lima fasilitas baru yang dimiliki perguruan tinggi ilmu pertanian tropika terbesar di Asia Tenggara itu, kata seorang juru bicara.

"Gedung asrama internasional itu, bersama empat fasilitas baru IPB

lainnya telah diresmikan rektor pada akhir Juni 2010," kata Kepala

Bidang Humas Sekretaris Eksekutif Institut Pertanian Bogor Ir

Henny Windarti, MSi di Bogor, Selasa.

Empat fasilitas selain gedung asrama internasional di Kampus Darmaga yang diresmikan Rektor IPB Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto, M.Sc itu adalah laboratorium pusat komputer, auditorium Sylva Pertamina, pusat kebugaran (fitness center), dan wisma tamu.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan wisma tamu, asrama internasional, dan laboratorium pusat komputer itu menggunakan dana APBN non-reguler

tahun anggaran 2009.

Menurut dia, bangunan wisma tamu terdiri atas tiga lantai. Di lantai

dua dan tiga terdapat 10 kamar dengan masing-masing memiliki luas 5 x

6 meter persegi.

Sedangkan di lantai satu terdapat pusat kebugaran dan saat ini

memiliki empat unit "treadmill", tiga unit "cross trainer", serta

masing-masing satu unit "bike" dan "strength trainer", dengan luas

bangunan sekitar 750 meter persegi.

Untuk bangunan asrama internasional, katanya, terdiri atas dua lantai yang memiliki kapasitas 44 kamar dengan luasan masing-masing kamar 3 x 4,5 meter persegi.

Menurut dia, sebagian besar kamar sudah dilengkapi dengan perabotnya dan siap huni. Luas bangunan sekitar 800 meter persegi, dan dalam waktu tidak lama lagi seluruh kebutuhan fasilitas akan dilengkapi.

Sedangkan untuk laboratorium pusat komputer terdiri atas dua lantai,

dan posisinya berada di depan Gedung Perpustakaan IPB.

Di dalamnya telah disiapkan 60 unit komputer yang sudah terhubung

dengan internet dari kapasitas total 70 unit. Luas bangunan sekitar

370 meter persegi.

Fasilitas lain yang diresmikan adalah auditorium Sylva Pertamina yang memiliki kapasitas tampung 350 orang dengan luas sekitar 520 meter persegi.

Ia menjelaskan bahwa dari rangkaian bangunan yang telah diresmikan

itu, auditorium Sylva Pertamina telah lebih dahulu selesai,karena

menggunakan dana masyarakat yang bersumber dari dana bantuan Pertamina

tahun anggaran 2008, melalui program "Pertamina Goes to Campus".

Ditambahkannya bahwa pembangunan auditorium itu telah selesai di akhir tahun 2009, tetapi karena dana bantuan tidak termasuk dengan

penyelesaian lanskap dan tempat parkir, maka dengan menggunakan sumber

dana lain, seluruh pembangunan dapat diselesaikan pada akhir April

2010.

Sementara itu, Rektor IPB Herry Suhardiyanto memberikan amanah kepada

Agrianita IPB untuk mengelola wisma tamu dan pusat kebugaran.

Sedangkan Direktur Kemahasiswaan mengelola asrama internasional,

Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) IPB mengelola

laboratorium pusat komputer, sementara untuk Fakultas Kehutanan

mengelola auditorium Sylva Pertamina.

Menurut rektor, berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja IPB ke depan. ***3***

(A035)

(T.A035/B/B012/C/B012) 13-07-2010 21:35:58

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010