Mix Martial Art

Tundukkan Chandler, Oliveira juara baru kelas ringan UFC

Tundukkan Chandler, Oliveira juara baru kelas ringan UFC

Charles Oliveira (bawah) berusaha mengunci pergerakan Michael Chandler pada pertarungan kelas ringan mereka di acara UFC 262 di Toyota Center di Houston, Texas. AS (15/5/2021) waktu setempat. ANTARA/AFP/Getty Images/Carmen Mandato/aa.

Saya membuktikan kepada semua orang bahwa saya adalah singa dari semua singa
Jakarta (ANTARA) - Petarung Brasil Charles Oliveira dinobatkan sebagai juara baru kelas ringan setelah menundukkan petarung Amerika Serikat Michael Chandler pada awal ronde kedua UFC 262 yang digelar di Houston, Texas, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

“Saya membuktikan kepada semua orang bahwa saya adalah singa dari semua singa,” kata Oliveira seusai laga, seperti dikutip AFP, Minggu.

“Saya sudah bilang akan meng-KO dia dan saya datang dan berhasil mengalahkannya,” sambung dia.

Baca juga: Mantan petarung UFC Demetrious gagal cetak sejarah di ONE Championship

Berkat kemenangan itu, Oliveria mewarisi sabuk juara kelas ringan yang sebelumnya didominasi Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor.

Michael Chandler berhak atas perebutan juara kelas ringan melawan Oliveira setelah melakoni debut yang menakjubkan pada Januari lalu saat mantan juara Bellator itu menang lewat TKO pada ronde pertama atas petarung veteran asal Selandia Baru, Dan Hooker.

Namun ia gagal menambah catatan kemenangannya setelah dikalahkan Oliveira.

Chandler sebetulnya sempat memberikan perlawanan stand-up yang eksplosif untuk memimpin ronde pertama.

Baca juga: Dustin Poirier pukul KO Conor McGregor

Petarung berusia 35 tahun itu berhasil melepaskan diri dari kuncian Oliveira saat keduanya terlibat dalam pertarungan darat. Dia kemudian melancarkan beberapa headshot telak ketika mereka bangkit kembali.

Pada ronde kedua, Oliveira berhasil keluar dari tekanan. Sebuah hook kiri berhasil menjatuhkan Chandler, hingga akhirnya rentetan pukulan Oliveira yang tak terbalas membuat wasit menghentikan pertandingan setelah 19 detik ronde kedua berjalan.

Master jiu-jitsu asal Brazil itu tiba di Texas dengan catatan kemenangan kuncian lebih banyak daripada siapa pun dalam sejarah UFC, yakni 14 kali.

“Michael mengatakan bahwa saya tidak menahan tekanan yang dia berikan, dan dia terus memukul dia, tapi saya masih di sini. Ini sabuk juara saya,” kata Oliveira.

Baca juga: McGregor janjikan 'mahakarya' saat hadapi Dustin Poirier

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar