Jakarta(ANTARA News) - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) Inspektur Jenderal Pol Timur Pradopo memerintahkan anggotanya untuk segera melumpuhkan penjahat yang memegang senjata api.

"Ya tentunya tindak tegas untuk segera dilumpuhkan," kata Timur Pradopo di Markas Polda Metro Jaya, Kamis.

Timur menuturkan hal itu saat dikonfirmasi wartawan terkait dengan maraknya tindak pidana kejahatan yang bersenjata api.

Jenderal polisi bintang dua itu juga menambahkan polisi harus mengambil tindakan tegas terhadap penjahat, termasuk menembak di tempat, apabila penjahat membahayakan masyarakat maupun aparat.

Sebelumnya, para penjahat bersenjata api merampok tiga toko emas di Pasar Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (6/8).

Sindikat perampokan berjumlah 12 orang menyatroni tiga toko emas saat masyarakat menjalani shalat Jumat.

Polda Metro Jaya telah menangkap 11 sindikat perampokan toko emas itu, termasuk pelaku utama, pelaku pembantu dan penadah.

Sedangkan barang bukti yang disita polisi berupa 8,5 kilogram emas batangan hasil perampokan dari penadah dan tujuh pucuk senjata api.

Polda Metro Jaya juga menyita 17 pucuk senjata rakitan dan organik yang diduga digunakan pelaku untuk tindak kejahatan, saat operasi senjata api ilegal sejak Juni hingga Agustus 2010.
(T.T014/S018/P003)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010