Bantu kemandirian desa, Astra buat gugus Desa Pertanian dan Perikanan

Bantu kemandirian desa, Astra buat gugus Desa Pertanian dan Perikanan

Ilustrasi - Menara Astra. Dokumentasi PT Astra International Tbk

Pembinaan gugus desa pertanian, peternakan & olahan, serta kelautan & perikanan tangkap di DSA bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk, global value chain antar-DSA gugus pertanian dan DSA gugus perikanan, serta membuat masyarakat desa menjadi
Jakarta (ANTARA) - PT Astra International Tbk membentuk gugus (cluster) Desa Pertanian dan Perikanan sebagai salah satu strategi pengembangan produk unggulan Desa Sejahtera Astra (DSA) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembinaan gugus desa pertanian, peternakan & olahan, serta kelautan & perikanan tangkap di DSA bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk, global value chain antar-DSA gugus pertanian dan DSA gugus perikanan, serta membuat masyarakat desa menjadi lebih mandiri,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi inisiatif pembentukan gugus tersebut.

“Kita benahi pertanian bangsa melalui kerja keras, dan konsep yang tepat. Persoalan pertanian yang ada adalah setiap wilayah berbeda perlakuannya, oleh karena itu mengelompokkan menjadi cara yang tepat. Saya berterima kasih kepada Astra bersama rekan-rekannya telah mencontohkan hal ini,” kata Syahrul Yasin Limpo.

Hingga saat ini Astra telah mengembangkan 755 DSA yang tersebar di 34 provinsi. Sebanyak 400 DSA yang merupakan gugus desa pertanian, telah menghasilkan berbagai produk seperti padi, sorgum, jagung, hortikultura dan berbagai produk lainnya dengan jumlah masyarakat terpapar sebesar 41.318 orang, peningkatan pendapatan sebesar 31,2 persen, dan membuka lapangan kerja baru bagi 4.008 orang serta 81.6 persen produk terserap pasar. Hingga saat ini, DSA pertanian berhasil melakukan ekspor ke Asia Tenggara, India, Pakistan, Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, Belanda dan Amerika Serikat.

DSA gugus pertanian didukung oleh universitas IPB sebagai fasilitator yang membantu dalam melakukan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Sebanyak 200 DSA gugus perikanan yang telah dikembangkan Astra menghasilkan produk unggulan hasil perikanan laut serta produk turunannya dengan jumlah masyarakat terpapar sebesar 28.117 orang, peningkatan pendapatan sebesar 34,07 persen dan membuka lapangan kerja baru bagi 1.076 orang serta 87,4 persen produk terserap pasar.

Dalam mengembangkan DSA gugus perikanan, Astra didukung oleh UKM Center UI, selaku fasilitator yang bertanggung jawab untuk melakukan pendampingan, scaling up produk serta pengembangan kemandirian kelompok nelayan binaan, guna terciptanya link and match antara pembeli dan kelompok binaan.

Di sisi lain, proses penandatanganan antara Astra bersama Lion Parcel juga dilakukan sebagai dukungan terhadap proses distribusi produk lokal di Indonesia.

Pengembangan DSA pada gugus pertanian dan perikanan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.

Baca juga: IPB bantu teknologi pertanian untuk masyarakat desa di Garut

Baca juga: Teten dorong penciptaan wirausaha muda bidang pertanian desa

Baca juga: Desa Mengwitani pertahankan sektor pertanian

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cara warga Kuningan wujudkan kemandirian dan ketahanan pangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar