Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, partainya mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan evaluasi terhadap kabinetnya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Demokrat mendorong dilakukannya evaluasi kabinet. Bukan karena terkait kontrak politik. Evaluasi ini konteksnya agar kinerja tahun kedua lebih baik," kata Anas Urbaningrum usai membuka diskusi "Demokrasi dan konstitusionalisme" di Jakarta, Rabu.

Diskusi tersebut diselenggarakan oleh Partai Demokrat dengan menghadirkan pembicara Daniel Sparingga, peneliti LIPI Lili Romli dan Ketua Komisi III DPR dari Partai Demokrat, Benny K Harman.

Lebih lanjut Anas menegaskan bahwa evaluasi menjadi penting untuk mengetahui tingkat kinerja para kabinetnya.

Namun, Anas menegaskan soal adanya perombakan kabinet atau tidak hal itu terserah kepada presiden. "Soal apakah pasca evaluasi itu perlu ada perombakan atau tidak presidenlah yang paling tahu," kata Anas.

Mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum itu mengharapkan, setelah adanya evaluasi maka akan ada peningkatan kinerja kabinet.

Evaluasi kinerja

Sementara itu, dalam wawancara dengan sebuah radio swasta di Jakarta, Rabu pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan akan melakukan evaluasi kinerja para menteri yang duduk di dalam kabinet sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja pemerintah.

Menurut Presiden, evaluasi yang akan dilakukan bersama Wakil Presiden Boediono itu berdasarkan atas kontrak kinerja dan pakta integritas yang sudah ditandatangani para menteri sebelumnya.

"Sejak awal kita nilai prestasi menteri atas dasar beberapa kriteria, saya telah menetapkan kontrak kinerja yang ditandatangani menteri, ada juga pakta integritas yang disanggupi para menteri, karena itu apa yang dijalani sekarang dievaluasi menyeluruh dibantu Wapres," kata Presiden.

Selanjutnya, masih kata Kepala Negara, setelah evaluasi maka menteri yang kinerjanya belum baik namun masih dalam standar tertentu akan dikoreksi dan diminta memperbaiki kekurangannya.
(J004/B010)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010