Pemkot Jakarta Barat edukasi warga jadi petani hidroponik selama PPKM

Pemkot Jakarta Barat edukasi warga jadi petani hidroponik selama PPKM

Ketua Kelompok Tani New Garden Hydro La Ode Hardian memilah benih kangkung yang siap ditanam di rak bertingkat dengan media air atau hidroponik di Kebun Edukasi yang berlokasi di Gang D3, RW4, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/3/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar pelatihan bagi petani untuk mengedukasi soal pertanian hidroponik selama pandemi COVID-19.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Iwan Indriyanto mengatakan pelatihan itu sudah dibuka untuk warga melalui virtual.

Baca juga: Jakarta Timur gelar tanam serentak peringati Hari Lingkungan Hidup

"Kita beri edukasi agar mereka bisa melakukan kegiatan cocok tanam, mengedukasi berbudi daya dari rumah supaya mereka bisa menghasilkan produk sayuran yang sifatnya menambah kegiatan dan bisa dikonsumsi sendiri," kata Iwan di Jakarta, Rabu.

Pelatihan itu, lanjut Iwan, diperuntukkan untuk warga binaan Sudin KPKP Jakarta Barat yang terdiri dari kelompok tani hingga anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK).

Selain itu pelatihan jadi petani hidroponik, pihaknya juga membuka webinar edukasi tentang pentingnya mengkonsumsi ikan di tengah pandemi.

"Kita berikan penyuluhan soal kandungan gizi ikan untuk meningkatkan imun tubuh. Jadi kita kasih penyuluhan mana-mana saja ikan yang bergizi," ujar dia.

"Kemarin saja yang ikut serta webinar sampai 250 peserta," tambah Irwan.

Baca juga: PKK Jaksel panen sayuran hidroponik di Manggarai Selatan

Sejauh ini, Irwan mengaku pada peserta antusias dengan program edukasi yang diberikan Sudin KPKP tersebut.

Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang mulai mencoba melakukan praktek budi daya tanaman hidroponik di lingkungan rumah.

Petugas pun, lanjut Irwan, tetap memberikan pengarahan kepada warga jika ada masalah dengan tanaman milik kelompok tani tersebut.

"Petugas kita bisa video call dengan pengurus atau kelompok tani misalkan ada yang kena hama, bisa dibantu," kata dia.

Irwan berharap kegiatan ini bisa mendorong warga untuk mengisi waktu luang di rumah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Biar mereka tertarik berkegiatan. Mereka work from home mungkin jenuh jadi lumayan lah memanfaatkan pekarangan rumah menanamkan sayur," kata dia.

Baca juga: Jakarta Selatan panen serentak produk pertanian dan perikanan

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar