Bursa Australia dibuka melemah terseret saham teknologi ternama

Bursa Australia dibuka melemah terseret saham teknologi ternama

Kantor pusat perusahaan ASX Australian Stock Exchange di 20 Bridge Street Sydney, NSW, Australia. ANTARA/Shutterstock/pri

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia melemah pada awal perdagangan Jumat pagi, ketika penurunan tajam saham teknologi ternama membayangi kenaikan saham pertambangan dan emas, sementara saham Origin Energy jatuh paling besar dalam indeks acuan setelah mengeluarkan prospek suram untuk pendapatan intinya.

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun hampir 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 7.407,9 poin pada pukul 01.12 GMT. Indeks berada di jalur untuk kenaikan mingguan kecil yang ketiga berturut-turut.

Origin Energy anjlok 8,1 persen setelah pengecer listrik dan gas itu mengatakan pihaknya memperkirakan biaya 2,25 miliar dolar AS (1,66 miliar dolar AS) pada tahun fiskal 2021 dan memperkirakan pendapatan inti yang lebih rendah dalam bisnis pasar energinya untuk dua tahun ke depan.

Sementara Origin Energy adalah pecundang terbesar pada indeks indeks acuan, saingannya AGL Energy merosot sebanyak 4,0 persen mencapai rekor terendah.

Saham-saham teknologi turun lebih dari 1,7 persen dan merupakan pencetak kerugian terbesar dalam indeks acuan. Perusahaan kelas berat di sektor energi Afterpay dan Xero masing-masing merosot 2,9 persen dan 0,5 persen.

Saham sektor energi melemah 0,5 persen dengan Santos dan Oil Search masing-masing turun 0,6 persen dan 0,8 persen.

Di antara peraih keuntungan, penambang-penambang utama naik sekitar satu persen didukung harga tembaga yang kuat, memperpanjang kenaikan ke sesi kedua dan mencapai rekor tertinggi.

Rio Tinto, BHP Group dan Fortescue Metals naik antara 0,2 persen hingga 1,5 persen.

Saham-saham terkait emas naik lebih dari 0,7 persen karena harga emas lebih kuat, dengan Newcrest Mining dan Northern Star Resources masing-masing terangkat 1,4 persen dan 1,5 persen.

Investor juga khawatir tentang lonjakan kasus COVID-19, yang mendorong pihak berwenang untuk memperpanjang penguncian di negara bagian terpadat di New South Wales.

Sektor keuangan naik 0,6 persen dengan empat bank besar naik antara 0,3 persen hingga 1,0 persen.

Indeks acuan S&P NZX/50 Selandia Baru turun 0,4 persen, dengan A2 Milk dan Fletcher Building mengalami penurunan terbesar.

Baca juga: Bursa Australia menguat didorong saham penambang dan teknologi
Baca juga: Saham Australia dibuka tergelincir terseret perpanjangan penguncian
Baca juga: Saham Australia naik ke tertinggi baru, terkerek pertambangan-energi

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar