Olimpiade

Panitia tindak tegas atlet yang minum alkohol di Olympic Village

Panitia tindak tegas atlet yang minum alkohol di Olympic Village

Petugas kepolisian dan personel keamanan berjaga di pintu masuk Desa Atlet menjelang Olimpiade Tokyo 2020 yang telah ditunda hingga 2021 karena pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, Selasa (13/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/PRAS/sa. (REUTERS/ISSEI KATO)

Ketika mereka pergi ke luar Perkampungan Atlet, tidak ada yang menghentikan mereka di pintu keluar
Jakarta (ANTARA) - Direktur umum Olimpiade Tokyo Toshiro Muto menemukan dan akan menindak tegas atlet dan anggota delegasi yang mengonsumsi alkohol di sebuah taman Perkampungan Olimpiade atau wisma atlet, Sabtu malam waktu setempat.

Toshiro Muto mengatakan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan terhadap atlet dan anggota delegasi yang tak disebutkan namanya tersebut.

"Pada 31 Juli malam, beberapa atlet dan anggota delegasi berada di taman Perkampungan Olimpiade. Mereka minum alkohol dan kami menyadari fakta ini," kata Toshiro Muto dilansir Inside The Games, Minggu.

Baca juga: 5 momen tak terlupakan dari renang Olimpiade Tokyo

Sebelum Olimpiade Tokyo dimulai, pihak penyelanggara mengizinkan atlet untuk membawa mimuman beralkohol, tetapi mereka harus mengonsumsinya di kamar pribadi dan tidak diperkenankan meminum di tempat umum dan area Perkampungan Olimpiade sesuai aturan protokol COVID-19.

Penjualan minuman beralkohol di area penyelenggaraan Olimpiade Tokyo juga dilarang sebagai langkah untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19.

Atlet dan semua peserta telah diperingatkan untuk menghormati aturan dalam buku pedoman, yang menguraikan penanggulangan COVID-19 selama Olimpiade Tokyo. Jika tidak, terdapat sanksi termasuk denda dan dikeluarkan dari Olimpiade.

Sebelumnya, Panitia Olimpiade Tokyo 2020 mencabut akreditasi dua atlet Georgia peraih medali perak judo karena melanggar protokol kesehatan dengan meninggalkan Perkampungan Atlet, Sabtu.

Baca juga: Rekor kasus COVID-19 bayangi Olimpiade Tokyo

Ini adalah kasus pertama sejak Olimpiade dimulai di mana para atlet dihukum akibat melanggar aturan anti-infeksi yang ketat yang melarang anggota delegasi meninggalkan akomodasi mereka kecuali untuk berlatih dan bertanding.

Vazha Margvelashvili (27) dan Lasha Shavdatuashvili (29) keluar dari kompleks untuk bertemu "salah satu kenalan baik mereka" yang tinggal di Jepang, kata pejabat NOC Georgia, yang menolak disebutkan namanya.

"Ketika mereka pergi ke luar Perkampungan Atlet, tidak ada yang menghentikan mereka di pintu keluar. Jadi mereka mengira mereka boleh pergi ke luar," kata pejabat itu kepada AFP.

Pejabat NOC Georgia mengatakan akreditasi kedua atlet tersebut dicabut pada Jumat, namun mereka sekarang telah meninggalkan Jepang untuk kembali negaranya.

Baca juga: Intip menu atlet di Kampung Olimpiade yang dijual di toserba Jepang
Baca juga: Penyelenggara peringatkan peserta Olimpiade tidak makan di luar

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KONI: PON XX Papua berkaca pada Olimpiade Tokyo 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar