Makassar (ANTARA News) - Pasukan Gegana Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menjaga Gereja Katedral di Makassar untuk mengamankan rumah ibadah itu jelang Misa.

"Setiap menjelang perayaan Natal, pihak keamanaan selalu melakukan penyisiran sebelum digelar Misa," kata Pastor Paroki P. Paulus Tongli di Gereja Katedral, Makassar, Jumat

Pasukan Gegana yang merupakan bagian dari sekitar enam ribu lebih personel pengamanan yang diturunkan Polda Sulselbar, tiga jam sebelum Misa pertama digelar yakni pukul 18.00 Wita, telah melakukan pendeteksian benda-benda yang mencurigakan.

Selain menyisir ruangan tempat misa berkapasitas 500 orang, juga menyisir ruangan lain yang dijadikan tempat peribadatan.

"Kami berharap tidak terjadi apa-apa. Karena selama ini, kami menjalin hubungan baik dengan semua pemeluk agama yang diakui di negara ini," kata Paulus menanggapi kemungkinan ancaman teroris pada saat perayaan Natal.

Mengenai kesiapan pihak gereja untuk merayakan Natal, ia mengatakan, sudah mulai dilakukan sejak awal Desember 2010.

Karena itu, lanjut dia, sekarang sudah siap dilaksanakan Misa sebanyak dua kali pada Jumat (24/12). Misa pertama digelar pukul 18.00 Wita dan Misa kedua pukul 21.30 Wita.

Sementara jumlah jemaat yang akan mengikuti Misa, diprediksi mencapai 3.000 orang. Jumlah tersebut tidak dapat tertampung sekaligus, sehingga dilakukan dua kali misa, dengan masing-masing jemaat 1.500 orang.(*)

S036/S016

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010