Tenggarong (ANTARA News) - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengaku senang pada Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) karena organisasi ini dinilainya tidak berpolitik praktis.

"Saya senang KTNA karena menurut ketuanya, Bapak Winarno Tohir, kelompok ini murni memperjuangkan kemajuan dan untuk kepentingan pertanian," ujar Yudhoyonoa saat konferensi video dengan ribuan peserta Pekan Nasional Petani Nelayan se-Indonesia di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu.

Menurut Presiden, KTNA sudah semestinya tidak berpolitik praktis karena jika petani dan nelayan berpolitik maka perjuangan memajukan pertanian secara luas akan bergeser dari jalur yang semestinya.

Menurut Presiden, semua pihak harus bersama-sama memperjuangkan pertanian termasuk subsektornya, agar pertanian di Indonesia semakin maju dan berkembang sehingga berswasembada berkelanjutan.

"Kita ingin semua sektor di Indonesia terus mengalami kemajuan, yakni kesejahteraan petani maupun nelayan bertambah, upah buruh meningkat, dan berbagai sektor kehidupan lainnya juga mengalami pertumbuhan lebih baik," ujarnya.(*)

KR-GFR/N005

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2011