Jakarta (ANTARA News) - Pecatur asal Rusia Alexey Dreev berharap tidak bertemu dengan pecatur papan atas dunia asal China, Wang Yue, pada kejuaraan catur Indonesia Open di Jakarta.

"Kalau bisa jangan, karena dia sangat tangguh," kata Dreev saat ditanya kemungkinan bertanding melawan Wang Yue, di Jakarta, Kamis.

Wang Yue merupakan unggulan pertama dalam turnamen yang akan berlangsung hingga 19 Oktober ini dengan elo-rating tertinggi, yaitu 2716. Sedangkan Dreev adalah unggulan kedua dengan elo-rating 2711.

"Selama ini saya belum pernah bermain melawan dia," kata Dreev yang baru pertama kali ke Indonesia itu.

Wang Yue sebagai peserta dengan elo-tertinggi dan unggulan pertama tentu saja difavoritkan untuk menjadi juara. Pada hari pertama Indonesia Open ini, ia menang "walkover" (WO) melawan pecatur Indonesia, Tirto, yang terlambat datang satu menit.

Dreev sendiri juga merupakan salah satu favorit juara di turnamen ini. Ia mengalahkan pecatur Indonesia, Agusta Laksana, pada babak pertama.

"Mengalahkan Agusta bukan hal yang mudah karena saya harus mengambil keputusan yang berisiko. Dia main bagus," kata Dreev.

Dreev merupakan salah satu dari 33 pemain asing yang ikut dalam kejuaraan catur dan memperebutkan total hadiah senilai 55.500 dolar AS itu. Ia merupakan salah satu favorit juara di turnamen ini.

"Turnamen ini sangat menarik karena banyak master-master pecatur di dunia yang ikut," ujar Dreeve yang sudah bermain catur sejak usia enam tahun.

Pemain dunia lainnya yang ikut dalam turnamen ini, yaitu Vladislav Tkachiev (Perancis) dan So Wesley (Filipina). Pemain Indonesia dimotori Susanto Megaranto, yang baru saja kembali dari Kejuaraan Dunia di Rusia. (SDP-06/I015)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2011