Semarang (ANTARA News) - Seluruh peserta program Jamsostek dapat mengajukan pinjaman uang muka dan renovasi rumah, tidak hanya mereka yang memiliki upah maksimal Rp5 juta.

"Sekarang mereka dengan upah di atas Rp5 juta juga bisa mengajukan pinjaman uang muka atau renovasi rumah," kata Kepala Bidang Pemasaran Kantor Cabang Semarang I PT Jamsostek Tonny Weka di Semarang, Selasa.

Tonny mengatakan sebelumnya banyak peserta Jamsostek yang menanyakan mengapa hanya peserta Jamsostek dengan gaji maksimal Rp5 juta yang mendapatkan pinjaman.

Padahal banyak peserta Jamsostek tidak hanya ingin membeli rumah, tetapi juga merenovasi rumahnya, sehingga untuk peserta dengan gaji di atas Rp5 juta diperbolehkan mengajukan pinjaman.

"Jadi ini merupakan kesempatan bagi peserta Jamsostek dengan gaji besar untuk mendapatkan fasilitas yang sama," katanya.

Untuk peserta Jamsostek dengan gaji Rp5 juta hingga Rp10 juta dapat mengajukan pinjaman sampai Rp35 juta. Sementara peserta Jamsostek dengan gaji Rp10 juta hingga Rp15 juta dapat mengajukan pinjaman maksimal Rp50 juta.

"Pinjaman tersebut maksimal diangsur selama 10 tahun dengan bunga 6 persen efektif," katanya.

Tonny menjelaskan bahwa PT Jamsostek memiliki dana peningkatan pekerja baik bergulir maupun hibah. Bentuk dana bergulir tersebut di antaranya, koperasi pegawai, pinjaman uang muka perumahan kerja sama bank, dan pinjaman renovasi rumah kerja sama bank.

Bagi peserta yang menginginkan pinjaman diperbolehkan mengajukan pinjaman ke Jamsostek untuk kemudian akan diseleksi terlebih dulu sebelum diteruskan ke pihak bank yang sudah bekerja sama dengan Jamsostek.

Peserta Jamsostek yang dapat mengajukan pinjaman, minimal masa kepesertaannya adalah satu tahun, begitu juga dengan perusahaan tempat bekerja juga harus minimal satu tahun menjadi peserta Jamsostek.

"Hingga sekarang sudah ada sekitar 10 peserta dengan gaji di atas Rp5juta yang mengajukan ke Jamsostek," katanya.

(N008/N002)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011