Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan dengan nilai total Rp862.359.896 untuk mendukung penanganan korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemensos Romal Sinaga di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa kementerian sudah mengirim personel dan bantuan tanggap darurat bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Serasan.

Menurut dia, Taruna Siaga Bencana dan petugas dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam yang ditugaskan untuk mendata dampak bencana serta bantuan untuk korban bencana dari Kementerian Sosial dijadwalkan tiba di Pulau Serasan mulai Rabu, 8 Maret 2023.

Romal mengatakan bahwa pengiriman bantuan disesuaikan dengan ketersediaan sarana transportasi dan kondisi cuaca.

"Kita tentunya berharap tidak ada kendala dalam perjalanan sehingga para petugas Kemensos dan bantuan yang akan disalurkan dapat tiba tepat waktu sesuai rencana, sehingga bisa segera membantu warga terdampak bencana untuk segera pulih dari situasi kedaruratan," katanya.

Bantuan dari Kementerian Sosial untuk korban bencana alam di Kabupaten Natuna yang dijadwalkan tiba 8 Maret 2023 meliputi 50 kasur, 64 paket makanan anak, 110 paket makanan siap saji, 80 selimut, 20 paket sandang orang dewasa, 20 tenda gulung, 20 paket perlengkapan keluarga, 10 paket perlengkapan anak, 50 paket matras, dan 10 paket tenda keluarga. Nilai bantuan tersebut total Rp140.377.896.

Romal mengatakan bahwa Kementerian Sosial juga mengirim bantuan logistik senilai Rp478.570.000 ke Natuna pada Selasa. Bantuan tersebut diperkirakan tiba di daerah terdampak bencana di Natuna pada 12 Maret 2023.

"Barang digunakan untuk penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Barang dikirim via laut melalui Surabaya-Pontianak-Serasan," kata Romal.

Selain itu, ia mengatakan, Kementerian Sosial akan mengirim bantuan senilai Rp243.412.000 ke daerah terdampak bencana di Serasan, Natuna, pada Rabu (8/3).

Bantuan yang dikirim lewat jalur darat dan laut melalui rute Pontianak-Sintete (Sambas)-Serasan tersebut diperkirakan sampai di Natuna pada Kamis (9/3).

Romal mengatakan bahwa selain mengirim bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, dan sandang, pemerintah juga menyiapkan layanan dukungan psikososial bagi warga yang terdampak tanah longsor di Serasan, Natuna.

Tanah longsor yang terjadi di Serasan pada Senin (6/3) telah menyebabkan setidaknya 10 orang meninggal dan lebih dari 40 orang hilang, mengakibatkan sejumlah orang terluka, dan memaksa 1.216 orang mengungsi.

Baca juga:
TNI kerahkan dua KRI untuk kirim bantuan bagi korban longsor di Serasan
​​​​​​​
Kapal BN 01 angkut petugas ke daerah terdampak tanah longsor di Seraran

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2023