Jakarta (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan dan penyelenggara pelayanan atas kinerja dan kontribusi terbaiknya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
 
"Ombudsman berharap terjadi percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik," kata Ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih dalam kegiatan Laporan tahunan dan Peringatan HUT 23 tahun Ombudsman di Jakarta, Jumat.
 
Ombudsman juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan partisipasi aktif terhadap penyelesaian permasalahan pelayanan publik.
 
"Semoga kinerja Ombudsman semakin baik dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata dia.

Baca juga: Ombudsman terima 8.292 laporan masyarakat sepanjang 2022

Baca juga: Bamsoet minta Menkeu jelaskan laporan Ombudsman soal malaadministrasi
 
Kemudian, dia mengatakan tingkatkan kepatuhan standar pelayanan publik mendukung sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional (SP4N), serta monitoring dan evaluasi secara berkala.
 
"Semoga pelayanan publik berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ucap dia berharap.

Dia mengatakan untuk mengukur kepatuhan penyelenggara pelayanan publik sesuai Undang-undang Pelayanan Publik, pada 2022 kembali dilaksanakan penilaian kepatuhan dengan hasil kepatuhan instansi cenderung meningkat.

​​​​​​Najih mengatakan terdapat penyempurnaan penilaian dan diperluas dengan pengukuran kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan serta pengelolaan pengaduan. Objek penilaian meliputi 587 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
 
Selain peringatan HUT dan peluncuran laporan tahunan, Ombudsman juga menyelenggarakan penandatanganan nota kesepahaman antara Ombudsman RI dengan Kementerian Perhubungan tentang peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di bidang perhubungan.
 
"Disusul dengan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyelesaian Laporan (SIMPeL) 4.0 dan Anugerah Kehumasan Ombudsman RI Tahun 2022," tutur dia.
 
Terkait laporan tahunan, Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan selama 2022 telah menerima sebanyak 8.292 laporan masyarakat dan menerima 11.427 konsultasi masyarakat di seluruh Indonesia.
 
"Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat memperoleh hak pelayanan publik yang lebih baik," ujarnya.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2023