Manila (ANTARA News) - Sekitar 4.700 warga Filipina telah melarikan diri dari Sabah karena konflik bersenjata terus berlangsung antara pendukung Sultan Sulu Jamalul Kiram III dan Kepolisian Kerajaan Malaysia, kata Dewan Pelaksana Pengurangan Risiko Bencana Nasional Filipina (NDRRMC), Kamis.

Para pengungsi Filipina tersebut lari ke provinsi Filipina selatan Basilan, Sulu, dan Tawi-Tawi, kata NDRRMC menambahkan.

Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DPKS) Filipina telah memberikan bantuan makanan dan non-pangan senilai 23.790.000 peso (581.662 dolar AS).

Enam pusat evakuasi di Bongao, Tawi-Tawi, telah melakukan pra-identifikasi dalam mengantisipasi masuknya banyak pengungsi dari Sabah.

Orang-orang Filipina melarikan diri dari Sabah setelah pihak berwenang Malaysia melancarkan operasi per 1 Maret terhadap pengikut Kiram yang mendarat di kota Datu Lahad di Sabah pada 12 Februari untuk menegaskan klaim mereka di wilayah yang kaya sumber alam itu.
(AK)

Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2013