Ajinomoto beri edukasi berkelanjutan untuk hentikan stunting 

Ajinomoto beri edukasi berkelanjutan untuk hentikan stunting 

Chef Muhammad Affan yang tergabung dalam Indonesian Association Chef (ICA) sebagai Ketua ICA Bogor Raya, memberikan inspirasi menu padat gizi yang resepnya diambil dari Dapur Umami. (ANTARA/ HO)

Jakarta (ANTARA) - PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) bersama dengan seluruh seluruh karyawannya bertransformasi sebagai Health Provider yang dibekali pengetahuan terkait gizi, kesehatan keluarga dan juga kelestarian lingkungan, berkomitmen memberikan edukasi berkelanjutan soal stunting.

Salah satu aktivitas untuk mengentaskan stunting diadakan di lingkungan terdekat Ajinomoto Head Office di Sunter, Jakarta Utara, tepatnya kepada ibu-ibu dan kader Posyandu RW 11 Kelurahan Sunter Jaya.

“Supaya nantinya dapat diterapkan dalam pembuatan menu harian padat gizi khususnya untuk anak-anak mereka. Hal ini menjadi penting dilakukan karena kami melihat angka prevalensi stunting di Jakarta Utara masih tergolong tinggi, yakni 18,5 persen berdasarkan data dari Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022,” kata Head of Corporate Communications Dept PT Ajinomoto Indonesia Grant Senjaya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Ajinomoto hadirkan kembali GEMBIRA di Soreang, Bandung

Edukasi itu diadakan secara interaktif, dikemas dengan menghadirkan koki profesional dan ahli gizi dari Puskesmas untuk memberikan informasi dan pelatihan memasak menu bergizi.

Dalam memberikan pelatihan, chef profesional Muhammad Affan yang Ajinomoto hadirkan memberikan contoh menu harian yang simpel untuk dibuat, namun, sangat padat gizi bagi anak-anak, yaitu Bolu Kukus Ayam ala Masako, Sate Lilit Wortel ala Masako, dan Perkedel Sayur ala Masako. 

Menu bergizi ini juga menerapkan konsep Bijak Garam yang gencar dikampanyekan Ajinomoto.

Bijak Garam merupakan konsep memasak dengan mengurangi penggunaan garam dapur dan mengombinasikannya dengan Ajinomoto untuk tetap mempertahankan kelezatan masakan walaupun penggunaan garamnya dikurangi.

“Harapannya, apa yang telah kami bagikan dalam rangkaian kegiatan ini dapat diterima dengan baik dan sangat bisa secara mandiri dipraktekkan kembali dalam keseharian para ibu-ibu yang memiliki balita dan kader posyandu di sini dalam membuat menu harian padat gizi bagi anak-anaknya, supaya angka prevalensi stunting kian turun,” kata Grant.

Baca juga: Ajinomoto ajak eksplorasi menu rendah garam dalam Umami Festival 2023

Baca juga: Jaksel tuntaskan program cegah tengkes "GO TUNTAS" tahap satu

Baca juga: Walkot Jaktim pastikan gizi balita stunting terpenuhi

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar