Pemkab Gorontalo gelar adat Tonggeyamo sambut Ramadhan

Pemkab Gorontalo gelar adat Tonggeyamo sambut Ramadhan

Hasil Pengamatan Hilal Petugas rukyat melihat posisi hilal (bulan) guna menetapkan 1 Ramadhan 1435 H di pos observasi taman wisata Loang Baloq, Ampenan, Mataram, NTB, Jumat (27/6). Tim rukyat dari Kanwil Kemenag Prov NTB tersebut tidak dapat melihat hilal karena terhalang awan sehingga penentuan jatuhnya 1 Ramadhan 1435 H menunggu keputusan dari menteri agama. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) ()

Gorontalo (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, menggelar adat Tonggeyamo atau penetapan awal ibadah puasa 1 Ramadhan, oleh para tokoh adat dan agama di daerah itu, dihadiri bupati David Bobihoe Akib, wakil bupati Tonny Junus dan jajarannya.

Kepala bagian humas dan protokoler sekretariat daerah, Azis Nurhamiddin, Sabtu, mengatakan, penetapan awal puasa secara adat Gorontalo tersebut, adalah rangkaian yang wajib digelar setiap menyambut bulan suci Ramadhan, sebagai pemberitahuan resmi lembaga adat dan pemerintah daerah kepada umat muslim, mengacu pada hasil sidang itsbat oleh Kementerian Agama RI.

Uniknya, nuansa timur tengah mewarnai pelaksanaan adat Tonggeyamo tahun ini, yang biasanya para pejabat pemerintah daerah mengenakan baju adat Takowa, namun kali ini seluruhnya seragam mengenakan jubah gamis dan kopiah.

"Ini adalah inovasi bupati untuk menciptakan suasana baru dan berbeda pada rangkaian adat Tonggeyamo, tanpa mengurangi kesakralannya," Ujar Azis.

Nuansa unik dan inovatif memang selalu dicetuskan bupati di setiap kegiatan, sehingga akan menjadi momen tak terlupakan apalagi adat Tonggeyamo rutin digelar setiap tahun, sehingga kreatifitas perlu dibangun untuk menarik perhatian generasi muda pada pelestarian adat Gorontalo, tanpa merusak tradisi yang sudah mengakar di daerah adat bersendikan syara dan syara bersendikan kitabullah ini.

Sementara itu, bupati David Bobihoe Akib mengaku, pemerintah daerah terus berupaya menumbuhkan kecintaan terhadap adat dan kesenian daerah ini, sehingga inovasi tersebut diharapkan mampu merangsang kecintaan generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai kebudayaan yang kental tradisi keislaman.

"Pemerintah daerah wajib membangun kreativitas untuk melestarikan adat dan budaya Gorontalo, khususnya di kalangan generasi muda," ujar Bupati.

Pemerintah daerah menggelar adat Tonggeyamo penetapan 1 Ramadhan 1435 hijriyah, yang jatuh pada Minggu 29 Juni 2014, sesuai hasil sidang itsbat Kementerian Agama RI.

Terkait perbedaan awal Ramadhan, dimana sebagian umat Islam di daerah ini sudah mulai berpuasa pada Sabtu hari ini, bupati mengaku pemerintah daerah tidak mempermasalahkannya dan tidak perlu diperdebatkan.

Pewarta: Susanti Sako
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Denpasar gelar vaksinasi COVID-19 bagi tokoh agama, adat dan seniman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar