Aljier (ANTARA News) - Militer Aljazair menewaskan 16 gerilyawan bersenjata yang berafiliasi dengan Al-Qaida, Minggu, dalam tindakan yang terlihat sebagai pembalasan terhadap serangan gerilyawan pada pekan sebelumnya yang menyebabkan sembilan prajurit pemerintah tewas, kata media lokal.

Operasi militer tersebut dilancarkan untuk menindas kelompok teror yang berafiliasi dengan Al-Qaida di Maghrib Islam (AQIM) di Provinsi Ain Defla, sekitar 145 kilometer di sebelah tenggara Ibu Kota Aljazair, Aljier.

Personel Angkatan Darat mengepung para penyerang dan menewaskan 16 di antara mereka, selain menyita sejumlah senjata, kata harian lokal El Khabar, sebagaimana diberitakan Xinhua.

Gerilyawan yang tewas diduga telah menyergap satu detasemen militer di Daerah Ain Defla pada Jumat (17/7), dan menewaskan sedikitnya sembilan prajurit serta melukai dua orang lagi, kata Kementerian Pertahanan. Itu adalah salah serangan yang paling mematikan dalam beberapa bulan.

Aljazair saat ini menjadi sekutu penting Barat di wilayah tersebut dalam memerangi kelompok IS/ISIS yang telah menguasai banyak wilayah Irak dan beberapa bagian negara Suriah.

Petempur yang bersekutu dengan Al-Qaida dan anggota milisi pesaing mereka yang telah menyatakan setia kepada IS, aktif bergerak di daerah pegunungan terpencil di negeri itu.
(Uu.C003)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2015